NEWSLAN.ID | MERANGIN – Gelombang protes dan desakan keterbukaan informasi menyeruak di depan markas kepolisian. Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Jambi menggelar aksi demonstrasi pada Selasa (29/9) guna mempertanyakan penanganan kasus temuan dua unit alat berat di kawasan Pulo Rayo, Dusun Bangko Tinggi, kelurahan Bangko, kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin.
Massa aksi menyoroti tajam dugaan keterlibatan alat berat tersebut dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak di wilayah Merangin. Kekecewaan massa semakin memuncak akibat adanya perbedaan keterangan dari jajaran kepolisian yang dinilai membingungkan publik.
Dalam orasinya, Koordinator Umum Aksi, Zikrillah, menegaskan bahwa perbedaan klarifikasi di internal kepolisian memicu spekulasi liar dan pertanyaan besar di tengah masyarakat.
"Perbedaan keterangan dari jajaran kepolisian di Merangin ini bukan cuma bikin bingung, tapi juga memunculkan tanda tanya besar. Masyarakat butuh penjelasan yang jujur dan terbuka, bukan pernyataan yang saling silang," tegas Zikrillah di lokasi aksi.
Senada dengan itu, Arip Hidayatullah, salah satu orator massa aksi, mempertanyakan keterangan terakhir Kasat Reskrim Polres Merangin yang menyebut kedua alat berat itu hanya ditemukan di kebun warga dan tidak sedang beroperasi melakukan aktivitas PETI.
"Kalau dua alat itu ditemukan di kebun warga dan tidak sedang melakukan aktivitas PETI, lalu alat itu dari mana, mau ke mana, dan untuk apa berada di lokasi tersebut?" cecar Arip.
Massa membandingkan klaim tersebut dengan pernyataan awal Kapolsek Bangko yang sebelumnya menyebut keberadaan alat berat itu berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal. Perbedaan narasi yang sangat kontras ini dinilai menyisakan kejanggalan serius.
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Jambi mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk memberikan penjelasan yang konsisten, transparan, serta memproses hukum pemilik alat berat tersebut secara terbuka sesuai regulasi yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, status kepemilikan serta hasil pemeriksaan resmi terhadap kedua unit alat berat tersebut masih ditunggu publik. Redaksi Newslan.id akan terus mengawal dan memperbarui informasi seiring adanya perkembangan resmi dari pihak berwenang.
(Red/Tim)

