MERANGIN NEWSLAN.ID. Aliansi Pemuda Mahasiswa Jambi melayangkan seruan aksi demonstrasi yang ditujukan ke Kepolisian Resor (Polres) Merangin. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, mulai pukul 09.30 WIB di Markas Polres Merangin.
Aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh Koordinator Umum (Kordum) Zikrillah Bisma ini membawa sejumlah tuntutan penting terkait transparansi penanganan kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta penyitaan alat berat oleh unit Tipidter Polres Merangin.
Berdasarkan maklumat seruan aksi yang beredar, terdapat lima poin utama tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Pemuda Mahasiswa Jambi:
Penjelasan Terbuka Kapolres Merangin: Mendesak Kapolres Merangin memberikan klarifikasi dan penjelasan secara terbuka terkait tindakan penindakan dugaan PETI serta pengamanan 2 unit alat berat oleh Tipidter.
Klarifikasi Perbedaan Lokasi: Meminta penjelasan atas adanya inkonsistensi atau perbedaan keterangan mengenai lokasi ditemukannya dua alat berat tersebut, antara klarifikasi awal pihak kepolisian dan keterangan Kasat Reskrim Merangin.
Pemeriksaan Internal Objektif: Mendesak dilakukannya pemeriksaan internal secara objektif terhadap seluruh pihak/personel yang terlibat dalam penindakan dan penyampaian informasi perkara tersebut.
Pertanggungjawaban dan Kejelasan Mutasi: Meminta pertanggungjawaban Kasat Reskrim Merangin atas penanganan perkara dan penjelasannya, serta menuntut penjelasan resmi terkait mutasi jabatan sebelum persoalan tersebut dinyatakan selesai.
Pengawasan Propam Polda Jambi: Mendesak Propam Polda Jambi untuk turun tangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur (SOP) dalam penanganan kasus ini.
Sesuai dengan jargon aksi mereka, "Satu Suara, Seribu Perubahan", massa aliansi berharap pihak kepolisian dapat bersikap terbuka, profesional, dan transparan dalam menyelesaikan penanganan perkara ini demi menepis keraguan publik.
Redaksi

