Merangin Newslan.id. Musim kemarau dan cuaca kering sering kali menjadi periode yang rawan bagi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Banyak yang menyangka bahwa bencana api selalu disebabkan oleh pembakaran lahan berskala besar. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kebiasaan sepele—seperti membuang puntung rokok sembarangan—menjadi salah satu pemantik utama musibah ini.
Himbauan keras ini ditujukan kepada kita semua, khususnya para sopir yang melintas di areal perkebunan, para petani, pemanen, pencari rumput (ngarit), serta warga yang rutin beraktivitas di ladang.
Bahaya Latent di Ujung Jari
Sebatang rokok mungkin terasa kecil, tetapi bara api yang menyala di ujungnya sanggup melalap puluhan hektar lahan dalam hitungan menit. Saat rumput dan dedaunan di ladang dalam kondisi kering kerontang, satu lemparan puntung rokok yang masih berbara sudah cukup untuk memicu kobaran api besar.
Selain masalah puntung rokok, kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar juga harus dihentikan sepenuhnya. Pembakaran skala kecil di ladang sangat mudah lepas kendali ketika diterpa angin kencang.
Tantangan Lapangan dan Rasa Kepedulian
Perlu kita sadari bersama, memadamkan kebakaran lahan bukanlah perkara mudah. Para petugas di lapangan—mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat—sering kali harus berjuang memadamkan api dengan peralatan yang terbatas dan mengakses medan yang sangat sulit. Keterbatasan alat pemadam manual di area perkebunan yang luas membuat proses pemadaman memakan waktu, tenaga, dan anggaran negara yang tidak sedikit.
Menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab moral seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai kelalaian kecil kita justru merepotkan banyak orang, merugikan ekonomi tetangga, dan merusak udara bersih yang kita hirup bersama.
Langkah Nyata Mencegah Karhutla di Area Perkebunan:
Pastikan Api Mati Total: Sebelum membuang puntung rokok, matikan baranya sampai benar-benar padam (injak atau tekan pada permukaan keras).
Sediakan Tempat Sampah Khusus: Bagi pengendara atau pekerja ladang, bawa wadah kecil tertutup untuk menampung sisa puntung rokok.
Hentikan Aktivitas Pembakaran: Hindari membakar sampah, rumput kering, atau sisa panen di area perkebunan selama musim kering.
Saling Mengingatkan: Tegur dengan sopan rekan kerja, sesama petani, atau pengemudi lain yang terlihat membuang puntung rokok sembarangan di sekitar area rawan terbakar.
Mari kita tingkatkan kesadaran bersama. Menjaga ladang dan hutan kita dari ancaman api adalah bentuk kepedulian nyata untuk melindungi sesama dan menjaga martabat lingkungan bangsa kita.
Redaksi

