Oleh: Sukarlan
Newslan.id Merangin. Kalimat ini sering terdengar di warung kopi sampai ruang publik: “Yang ditakutkan para pejabat itu bukan Tuhan dengan siksa neraka-Nya, tapi takut dengan panggilan KPK..!!!”
Sindiran pedas ini muncul karena realitas di lapangan. Banyak pejabat rajin ibadah, fasih bicara agama, tapi tetap terseret kasus korupsi. Seolah hukum akhirat itu jauh, abstrak, dan bisa dinego. Beda dengan surat panggilan KPK: konkret, mendadak, dan langsung bikin keringat dingin.
Kenapa KPK lebih menakutkan?
1. Pasti dan cepat: Dipanggil hari ini, besok bisa jadi tersangka. Neraka? “Masih lama”.
2. Malu seketika: Nama langsung viral, jabatan hilang, keluarga ikut kena getah.
3. Harta disita: Uang haram yang ditumpuk bertahun-tahun bisa lenyap dalam sekali ketok palu.
Ironis. Takut pada KPK itu bagus, artinya hukum masih bekerja. Tapi jadi tamparan: rasa takut pada Tuhan kalah dengan takut pada lembaga antirasuah. Padahal sumpah jabatan selalu bawa nama Tuhan.
Kalau pejabat lebih takut KPK daripada Tuhan, berarti ada yang salah dengan iman... atau jangan-jangan dari awal memang niatnya bukan mengabdi.

