Foto: Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., memberi penghormatan saat melewati jajar kehormatan pedang pora di Mapolda Jambi, Rabu (14/10/2026).
NEWSLAN.ID | JAMBI – Suasana penuh khidmat, kehormatan, dan kehangatan mewarnai kedatangan Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi pada Rabu (14/10/2026). Rangkaian penyambutan yang memadukan tradisi kedinasan pedang pora dan kearifan lokal seloko adat Melayu Jambi tersebut berlangsung semarak dan sarat makna.
Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus gambaran eratnya hubungan antara institusi Polri dengan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan dijunjung tinggi oleh masyarakat Jambi.
Saat tiba di Mapolda Jambi, Irjen Pol. Widodo disambut langsung oleh Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., yang mengalungkan bunga sebagai bentuk ucapan selamat datang kepada pimpinan baru di lingkungan Polda Jambi.
Momen penyambutan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Senyum, jabat tangan, serta sapaan hangat dari jajaran kepolisian mengiringi langkah Kapolda Jambi yang baru saat memasuki lingkungan Mapolda Jambi.
Tak hanya itu, kehadiran Irjen Pol. Widodo juga disambut oleh pejabat lama, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi. Pertemuan kedua jenderal tersebut menjadi bagian dari momentum peralihan kepemimpinan yang diharapkan tetap menjaga soliditas dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di Provinsi Jambi.
Prosesi pedang pora menjadi salah satu bagian yang paling mencuri perhatian dalam rangkaian penyambutan. Barisan personel perwira yang mengangkat pedang terhunus membentuk lorong kehormatan, mengiringi langkah Kapolda Jambi yang baru sebagai simbol penghormatan dan pengawalan dalam tradisi resmi kepolisian.
Di sisi lain, seloko adat Melayu Jambi menghadirkan suasana yang sarat nilai spiritual dan kultural. Tradisi lisan yang mengandung pesan moral, petuah kebijaksanaan, dan tuntunan kehidupan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kewenangan hukum, melainkan juga tanggung jawab moral, keteladanan, serta pengabdian yang tulus kepada masyarakat.
Perpaduan tradisi kepolisian dan kearifan lokal itu memberikan warna tersendiri dalam penyambutan Irjen Pol. Widodo. Kehadiran unsur adat di tengah prosesi resmi mencerminkan penghargaan yang tinggi terhadap identitas budaya daerah yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Jambi.
Kedatangan Irjen Pol. Widodo di Mapolda Jambi menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di institusi kepolisian daerah tersebut. Sebelumnya, Irjen Pol. Widodo menjabat sebagai Kapolda Gorontalo sebelum dipercaya mengemban amanah menggantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar sebagai Kapolda Jambi.
Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi Polri. Kehadiran jajaran pejabat utama serta seluruh personel Polda Jambi dalam prosesi penyambutan turut menggambarkan kesiapan penuh internal organisasi dalam mendukung kepemimpinan yang baru.
Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap kearifan lokal, penyambutan Irjen Pol. Widodo di Mapolda Jambi tidak hanya menjadi seremoni kedinasan, tetapi juga simbol harapan akan lahirnya kepemimpinan yang humanis, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat Bumi Sepucuk Jambi Lurah Sembilan.
(Red / Newslan.id)
