“Data Strategis Negara” Jadi Alasan. Publik: “Strategis Buat Siapa?”
Mega Proyek Makan Bergizi Gratis Makin Gelap. Rinciannya Nol Besar
JAKARTA, NEWSLAN.ID – Ada yang nggak beres. Rapat kerja bahas alokasi anggaran fantastis Badan Gizi Nasional (BGN) buat program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba dinyatakan tertutup untuk umum dan media. Senin, 15 Juni 2026.
Baru buka rapat, palu diketok, pimpinan rapat langsung bilang: “Maaf, agenda kali ini tertutup. Demi efektivitas pembahasan teknis.” Wartawan disuruh keluar. Live YouTube DPR dimatikan.
KRONOLOGI “RAPAT SILUMAN”
1. Agenda: Raker Komisi IX DPR RI dengan Kepala BGN. Topik tunggal: Pagu Anggaran BGN 2027. Nilainya ditaksir tembus Rp400 triliun lebih.
2. Menit 03: Pimpinan rapat buka forum. Langsung ketok palu: “Rapat kita nyatakan tertutup. Tidak untuk publikasi.”
3. Durasi: 2 jam 15 menit. Keluar ruangan, semua bungkam.
4. Hasil: Nol. Ditanya wartawan, Kepala BGN cuma senyum. Pimpinan Komisi IX bilang: “Nanti ya, ini masih data strategis negara.”
ALASAN RESMI: “DATA STRATEGIS NEGARA”
Baik BGN maupun DPR kompak. Alasannya sama:
“Ada data pengadaan, skema distribusi, dan harga satuan yang kalau dibuka sekarang bisa ganggu stabilitas pasar dan keamanan nasional.”
Data apa yang lebih “strategis” dari harga telur, ayam, dan beras buat bocah SD? Publik nggak habis pikir.
YANG BIKIN CURIGA
1. Nilainya Fantastis: Rp400 T itu setara 12% APBN. Lebih gede dari anggaran Kemenhan.
2. Rekam Jejak MBG: Sebelumnya udah heboh sisa MBG dibawa pulang, menu nggak cocok, dugaan mark-up Rp17 ribu/porsi.
3. Timing-nya: Ditutup pas lagi rame kasus 237 Kepsek Merangin & PETI bandara. Momentum “bersih-bersih” atau “umpetin borok”?
4. UU KIP: UU No. 14/2008 jelas: informasi anggaran negara = informasi publik. Dikecualikan kalau beneran bahaya. Harga nugget emang bisa bikin perang?
KATA PENGAMAT: “KLASIK. MODUS NGUMPETIN MARK-UP”
Ekonom Indef, Andry Satrio, ke Newslan.id:
“Kalau alasannya teknis, rapat teknis itu biasanya eselon 2. Ini level menteri + komisi. Jelas ini political budgeting. Ditutup karena ada angka-angka sensitif. Sensitif buat siapa? Buat vendor yang udah dilobi.”
REAKSI NETIZEN: “STRATEGIS BUAT PERUT PEJABAT”
Pantauan Newslan.id di X:
“Data strategis? Strategis buat nutupin fee proyek kali.” @rakyatjelata
“Rp400 T kok dibahas diam-diam. Giliran rakyat telat bayar pajak Rp500 ribu dikejar debt collector pajak.” @tukangcuan
“Ingat Jiwasraya. Ingat BTS Kominfo. Semua diawali dari ‘rapat tertutup’.” @antikorupsi
SIKAP NEWSLAN.ID
1. @badan_gizi_nasional @bgn: Buka ringkasan hasil rapat. Minimal: total pagu, harga satuan per porsi, nama vendor terpilih. Kalau nggak, kami anggap lo niat maling.
2. @dprri Komisi IX: Lo wakil rakyat, bukan wakil vendor. Rapat triliunan kok sembunyi. Live-nya mana? Risalahnya mana?
3. @kpk_ri @bpkri: Masuk sekarang. Minta notulensi rapat. Audit sebelum duit ngucur. Jangan nunggu kasus kayak BTS.
4. @presidenri: MBG itu janji Bapak. Kalau dibahas tertutup, rakyat curiga ini bukan program gizi. Tapi program bagi-bagi gizi ke kroni.
Redaksi Newslan.id
Gizi anak itu darurat. Tapi gizi anggaran lebih darurat kalau dibahas di ruang gelap. Rp400 T itu duit pajak dari tukang ojek sampai bos sawit. @dprri @bgn Jangan ajari rakyat cuci piring, kalau lo sendiri cuci uang.
---
LO CURIGA ANGGARAN MBG DIGELEMBUNGIN?
Punya bocoran harga satuan? Punya nama vendor “titipan”?
Kirim ke Newslan.id. Sumber lo aman. WA: 0823-7886-5775
Sumber: Kompascom

