MERANGIN, NEWSLAN.ID — Maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menuai sorotan masyarakat. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan aktivitas tambang ilegal tersebut dinilai semakin memprihatinkan, terlebih ketika dampaknya mulai dirasakan masyarakat melalui terganggunya kualitas air baku PDAM Tirta Merangin.
Di tengah persoalan yang kian mencuat, sikap dan suara para wakil rakyat di Gedung DPRD Kabupaten Merangin turut menjadi pertanyaan. Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari DPRD Merangin yang dapat dikonfirmasi terkait persoalan PETI dan dampaknya terhadap pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Kondisi ini memunculkan kekecewaan warga yang berharap lembaga legislatif tidak tinggal diam menghadapi persoalan lingkungan yang menyangkut kepentingan publik.
Hayati, warga Bangko, mengaku geram melihat maraknya aktivitas PETI yang dinilainya telah merusak lingkungan dan berpotensi mengancam keberlangsungan sumber air masyarakat.
Menurutnya, persoalan PETI tidak boleh dipandang sebagai masalah biasa. Dampaknya bukan hanya menyangkut kerusakan alam, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni ketersediaan air bersih.
“Ke mana para wakil rakyat yang terhormat? Aktivitas PETI semakin marak, lingkungan rusak, sungai menjadi keruh, sementara masyarakat harus menghadapi dampaknya. Kami berharap ada suara tegas dari DPRD Merangin,” demikian kekecewaan yang disampaikan warga tersebut.
Persoalan kualitas air baku PDAM Tirta Merangin sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Air sungai yang keruh dan berlumpur disebut menjadi salah satu tantangan dalam proses pengolahan air bersih.
Aktivitas PETI yang masif di sejumlah aliran sungai diduga turut memperburuk kondisi tersebut. Namun, untuk memastikan besarnya kontribusi aktivitas tambang ilegal terhadap gangguan air baku, diperlukan penjelasan teknis dari pihak PDAM serta hasil pemeriksaan kualitas air dan kondisi daerah aliran sungai.
Jika pencemaran dan kerusakan sungai terus berlangsung, masyarakat dikhawatirkan akan semakin terbebani oleh persoalan distribusi dan kualitas air bersih.
Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut kesehatan, kebersihan, dan kehidupan sehari-hari. Karena itu, persoalan yang memengaruhi ketersediaannya perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD Merangin diharapkan mengambil peran nyata dalam mendorong penanganan PETI.
Langkah yang dapat dilakukan antara lain meminta penjelasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, menggelar rapat dengar pendapat, mendorong pemulihan lingkungan, serta mengawasi upaya perlindungan sumber air bersih masyarakat.
Masyarakat juga berhak mengetahui langkah konkret yang telah dan akan dilakukan pemerintah daerah bersama pihak terkait dalam menghadapi persoalan PETI.
Penanganan aktivitas tambang ilegal memang tidak sederhana. Namun, kesulitan tersebut semestinya tidak menjadi alasan untuk membiarkan kerusakan lingkungan terus berlanjut.
Hingga kini, masyarakat menantikan sikap terbuka dan langkah nyata dari para wakil rakyat di Kabupaten Merangin. Persoalan PETI bukan semata-mata urusan penertiban tambang, melainkan juga menyangkut kelestarian lingkungan, keselamatan sumber air, dan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan air bersih yang layak.
NEWSLAN.ID membuka ruang bagi pimpinan dan anggota DPRD Merangin, pemerintah daerah, pihak PDAM Tirta Merangin, serta instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan langkah penanganan yang telah dilakukan.
Jangan sampai masyarakat terus menanggung dampak kerusakan lingkungan, sementara suara yang mereka harapkan dari gedung wakil rakyat tak kunjung terdengar.
NEWSLAN.ID MERANGIN — Edukasi, Investigasi, Terpercaya.
