Newslan.id Blitar. Beberapa Driver online mengeluhkan pelayanan portal karcis Rumah Sakit Mardi waluyo kota Blitar yang di duga tidak transparan dan mengacu ke pungli (pungutan liar).Kamis (23/03/26).
Sudah lama sebenarnya kejadian terkait karcis yang di duga penuh rekayasa pungli ini, seperti yang di alami salah satu Driver ojek online yang bernama Reza menerangkan kepada awak media, "iya benar pada waktu saya masuk nganter pasien atau ngedrop pasien sebagai driver online, saya masuk tidak melewati portal dan saya tidak di kasih karcis, anehnya pada waktu saya keluar saya di suruh bayar karcis, terus saya bilang di depan itu ada mobil keluar tanpa karcis kox bisa keluar, jawab petugas portal 'iya itu karyawan' kata petugas portal", terang Reza Salah satu Driver online.
Di waktu yang sama Driver ojek online lain yang bernama Damar juga mengalami hal yang sama, "iya saya juga waktu nganter pasien juga tidak lewat portal, dan langsung masuk di lobi, setelah keluar eh, malah di suruh bayar dan anehnya saat di mintai karcis dengan nada ketus petugas bilang gak ada". Terangnya sambil menirukan gaya bicara petugas portal
Kemudian Wahyudi yang juga driver online juga mengalami hal yang serupa dan mengedukasikan kepada masyarakat, " untuk mengantisipasi karcis tidak di gunakan dari depan kebelakang sebaiknya karcis di kusuti atau di sobek separo biar tidak di gunakan kembali", tandasnya.
Menurut para Driver online, tidak apa-apa bayar tapi kalau melalui portal depan dan karcis yang baru tidak yang sudah terpakai dan terus di pakai lagi untuk narik uang parkir lagi.
Para Driver online berharap untuk pelayanan bagi ojek/taxi online mohon di perhatikan atau lebih di prioritaskan karena para driver online juga keberatan kalau sehari kadang kala ngantar pasien tiga kali bahkan bisa lima kali dalam sehari dan bisa di kalikan dan sangat memberatkan para drive ronline yang hanya dapat ongkos tak seberapa dari aplikasi online.
Hingga berita ini di terbitkan belum ada tindakan dari dinas terkait maupun pihak Rumah Sakit Mardiwaluyo. (santo).





