News Flash
Terpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.IDTerpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.ID
NEWSLAN
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
NEWSLAN.ID

Informasi

  • Redaksi
  • Company Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: redaksi@newslan.id

© 2026 NEWSLAN.ID - . Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Artikel
Detail
Artikel

Wajar Panik! Segini Asumsi Kerugian Koruptor Samsat, Setelah Aturan KDM Diterapkan.

R
Redaksi
NEWSLAN.ID9 April 2026 pukul 15.35 WIB
117
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Wajar Panik! Segini Asumsi Kerugian Koruptor Samsat, Setelah Aturan KDM Diterapkan.
Foto: Dok. NEWSLAN.ID

Newslan.id Bandung. Tahukah Kamu?, JABAR - Di balik kebijakan membebaskan syarat KTP pemilik lama, ada jerit tangis kepanikan dari balik meja birokrasi. Coba bayangkan, lahan basah yang selama ini menjadi mesin ATM pribadi oknum tertentu tiba tiba dimatikan paksa oleh pemerintah provinsi.

Lihat saja beberapa samsat masih bimbang dalam menerapkan aturan dari Gubernur dengan berbagai Alasan, seperti Samsat Bekasi yang beralasan masih perlu koordinasi dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Hal ini memicu kemarahan Publik, hingga menduga kuat ada semacam kepanikan besar dari kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat.

Tapi seberapa besar sih asumsi kerugian para Tikus Rakus di Samsat jika aturan Bayar Pajak tanpa perlu KTP asli pemilik lama ini diterapkan?

Mari kita buat simulasi kasar, dari yang paling kecil hingga yang paling fantastis:

- Simulasi Paling Kecil atau Kelas Teri.

Anggaplah tarif tembak KTP paling murah adalah 150 ribu rupiah. Biro jasa mengambil jatah lelah 50 ribu, sisanya 100 ribu disetor ke orang dalam (Tikus Rakus). Jika di satu Samsat kecil hanya ada 50 pemohon per hari, maka oknum ini mengantongi 5 juta rupiah sehari. Dalam sebulan dengan 24 hari kerja, mereka kehilangan pemasukan haram sebesar 120 juta rupiah.

Loading Ad...
ADVERTISEMENT

- Simulasi Paling Besar atau Kelas Kakap.

Sekarang kita hitung Samsat di kota besar dengan mobilitas jual beli kendaraan bekas yang tinggi. Tarif tembak KTP bisa tembus 300 ribu rupiah. Setoran ke para Tikus rakus bisa mencapai 200 ribu per berkas. Jika ada 200 pemohon setiap harinya, maka dalam sehari mereka meraup 40 juta rupiah. Dikalikan sebulan, angkanya menembus 960 juta rupiah alias hampir 1 Miliar per bulan dari satu kantor saja!

- Kepanikan Massal di Balik Meja. Melihat hitungan tersebut, sangat wajar jika ada oknum petugas yang ngotot mempersulit warga di awal pemberlakuan aturan baru ini. Yang mereka pertahankan bukan aturan negara, melainkan hilangnya gaya hidup hedon yang selama ini dibiayai dari keringat warga yang diperas pelan pelan.

Kebijakan pajak tanpa KTP lama ini terbukti bukan sekadar urusan mempermudah warga, tapi sebuah operasi senyap memberantas korupsi yang mengakar selama puluhan tahun. Pantas saja banyak yang kepanasan dan jantungan!

#InfoJabar #PungliSamsat #KDM #PajakKendaraan #OknumNakal #BeritaTerkini #BebasRibet

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
TANPA ETIKA ILMUMU  MERUSAK INDONESIA
Artikel

TANPA ETIKA ILMUMU MERUSAK INDONESIA

PARADOKS EFISIENSI: MEMANGKAS ANGGARAN KESELAMATAN, MEMPERTARUHKAN GENERASI EMAS
Artikel

PARADOKS EFISIENSI: MEMANGKAS ANGGARAN KESELAMATAN, MEMPERTARUHKAN GENERASI EMAS

URGENSI TRANSPORTASI UMUM: KRISIS ENERGI, MENYELAMATKAN AKSESIBILITAS DAN MASA DEPAN DAERAH
Artikel

URGENSI TRANSPORTASI UMUM: KRISIS ENERGI, MENYELAMATKAN AKSESIBILITAS DAN MASA DEPAN DAERAH

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.
Artikel

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.

Advertisement

lpkni

Advertisement

Newslan hut

Advertisement

bus SUMATERA jawa

Advertisement

pupuk

Advertisement

pupuk

Berita Terbaru

TANPA ETIKA ILMUMU  MERUSAK INDONESIA
Artikel

TANPA ETIKA ILMUMU MERUSAK INDONESIA

9 Apr
Kepala Sekolah SDN 2 Margoyoso Geram, Ancaman Lapor Polisi Atas Pemotongan Bantuan PIP.
Berita

Kepala Sekolah SDN 2 Margoyoso Geram, Ancaman Lapor Polisi Atas Pemotongan Bantuan PIP.

9 Apr

Trending Now

Last 7 Days
01

Polsek Mandiangin Ungkap Kasus Pencurian Buah Sawit, Satu Pelaku Diamankan

Berita
02

BPN Lahat, BPN Sumsel dan Kementerian ATR/BPN Tak Hadiri Mediasi Lapangan yang Disepakati di PN Lahat

Berita
03

Dua Wanita Penjual dan Pengedar Pil Tramadol Berhasil Dibekuk Aparat Kepolisian Sektor Tanjungsari Bogor Timur Berikut Barang Bukti

Berita
Motor Hilang di Area Parkir Samsat, YLKI Lahat : BAPENDA Sumsel Wajib Bertanggung Jawab, Berpotensi Digugat PMH Pemerintah
Berita

Motor Hilang di Area Parkir Samsat, YLKI Lahat : BAPENDA Sumsel Wajib Bertanggung Jawab, Berpotensi Digugat PMH Pemerintah

9 Apr
BPN Lahat, BPN Sumsel dan Kementerian ATR/BPN Tak Hadiri Mediasi Lapangan yang Disepakati di PN Lahat
Berita

BPN Lahat, BPN Sumsel dan Kementerian ATR/BPN Tak Hadiri Mediasi Lapangan yang Disepakati di PN Lahat

7 Apr
Disinyalir Skandal Pungli Pemotongan Bantuan PIP di SDN 2 Margoyoso Sebesar Rp.50.000
Berita

Disinyalir Skandal Pungli Pemotongan Bantuan PIP di SDN 2 Margoyoso Sebesar Rp.50.000

7 Apr
Lihat Semua Berita
04

Disinyalir Skandal Pungli Pemotongan Bantuan PIP di SDN 2 Margoyoso Sebesar Rp.50.000

Berita
05

Kepala Sekolah SDN 2 Margoyoso Geram, Ancaman Lapor Polisi Atas Pemotongan Bantuan PIP.

Berita
06

Motor Hilang di Area Parkir Samsat, YLKI Lahat : BAPENDA Sumsel Wajib Bertanggung Jawab, Berpotensi Digugat PMH Pemerintah

Berita
07

TANPA ETIKA ILMUMU MERUSAK INDONESIA

Artikel