LAMPUNG TIMUR, NEWSLAN.ID – Video pengakuan istri DPO kasus curanmor asal Jabung, Lampung Timur, yang tewas ditembak polisi viral di media sosial. Sang istri membantah pernyataan polisi yang menyebut suaminya melawan saat ditangkap.
Dalam video yang beredar Jumat 5/6/2026, sang istri menyebut suaminya justru menyerahkan diri dengan tenang. Namun berakhir tewas dengan kondisi tubuh penuh luka.
“Suami saya tidak melawan. Dia menyerah. Saya lihat sendiri dia dipegang polisi. Tapi kenapa pulang ke rumah sudah jadi mayat? Badannya lebam, ada luka tembak,” ujar sang istri sambil menangis di video tersebut.
Sebelumnya, jajaran Polres Lampung Timur merilis bahwa DPO berinisial R, 32 tahun, tewas setelah dilakukan tindakan tegas terukur. Polisi menyebut R melawan dan membahayakan petugas saat hendak ditangkap di wilayah Jabung, Jumat 5/6/2026.
“Anggota sudah memberi tembakan peringatan. Tapi pelaku tetap melawan dengan senjata tajam sehingga dilakukan tindakan tegas,” kata Kasat Reskrim Polres Lampung Timur dalam rilis resmi.
R merupakan DPO kasus pencurian kendaraan bermotor yang sudah beraksi di 7 TKP wilayah Lampung Timur dan Lampung Tengah.
Kuasa hukum keluarga korban, Ahmad Fauzi, S.H., mengatakan pihaknya akan melapor ke Propam Polda Lampung. “Ada dua versi. Keluarga minta autopsi ulang oleh tim independen. Kalau memang menyerah, kenapa ada luka di sekujur tubuh? Ini harus terang,” tegas Fauzi.
Ia menyebut keluarga sudah membuat laporan pengaduan ke Komnas HAM dan Kompolnas.
Kabid Humas Polda Lampung belum memberi tanggapan saat dikonfirmasi newslan.id. Sementara Kapolres Lampung Timur menyatakan siap jika ada pemeriksaan internal. “Kami terbuka. Semua prosedur sudah sesuai SOP. Silakan diuji,” ujarnya singkat.
Kasus ini memicu tagar #UsutTuntas di X dan TikTok. Warganet mendesak Polri transparan mengungkap kronologi penangkapan.
Reporter: Biro Lampung
Newslan.id - Edukasi_Investigasi_Terpercaya
Tag: #PolresLampungTimur #Curanmor #TembakMati #Propam #KomnasHAM #Jabung #DPO #Viral #UsutTuntas


