Oleh: Redaksi Newslan.id
MERANGIN, NEWSLAN.ID — Nyali Penegak Hukum di Kabupaten Merangin tampaknya sedang berada di titik terendah, atau justru sedang berada di puncak kompromi? Tuntutan masyarakat tak lagi sekadar bisik-bisik, melainkan jeritan yang membakar: Copot Kapolres Merangin, Kasat Reskrim, dan Kanit Tipidter!
Alasannya telanjang dan vulgar. Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Merangin yang tadinya digadang-gadang sebagai bukti taji aparat, justru berubah menjadi lelucon murahan yang menciderai kepercayaan publik. Atensi dan apresiasi Kapolda Jambi yang begitu tegas terhadap kejahatan lingkungan seolah tak ada harganya—dikencingi begitu saja oleh oknum bawahannya sendiri.
Bagaimana tidak? Dua unit ekskavator dugaan milik Bobi dan Loho yang sudah ditemukan di lokasi PETI, tiba-tiba "moksa" alias lenyap ditelan bumi. Alat berat belasan ton bukan jarum dalam jerami yang bisa terselip di saku celana. Lenyapnya kedua unit alat tersebut menegaskan satu hal: adanya dugaan kuat kongkalikong dan konspirasi tingkat tinggi.
Lebih ironis dan menyayat rasa keadilan, di balik tontonan menggelikan ini, berembus kencang keterlibatan oknum anggota Kodim 0420/Sarko. Bukti visual yang beredar di lapangan memperlihatkan oknum-oknum tersebut dengan gagah berfoto selfie di depan dua ekskavator itu, lengkap dengan senjata api di pinggang yang terpampang jelas. Pose yang seolah mengirim pesan arogan ke publik: "Ini lho pistolku, mau apa kalian?"
Foto tersebut bukan sekadar kenang-kenangan, melainkan simbol perlawanan terhadap hukum sekaligus pamer kekuatan (power-tending) di atas penderitaan lingkungan Merangin yang hancur akibat PETI.
Jika Kapolres Merangin, Kasat Reskrim, dan Kanit Tipidter tidak mampu mengamankan barang bukti dan terseret dalam pusaran ketakutan atau konspirasi dengan oknum-oknum berlatar belakang loreng ini, maka integritas institusi Polri di Merangin sudah habis. Mereka tidak hanya gagal menjalankan perintah Kapolda Jambi, tetapi juga membiarkan hukum diinjak-injak oleh kepentingan segelintir pemilik modal dan pelindungnya.
Newslan.id secara tegas menyuarakan nurani rakyat Merangin:
Polda Jambi dan Mabes Polri wajib turun tangan mencopot Kapolres Merangin, Kasat Reskrim, dan Kanit Tipidter atas kelalaian berat atau dugaan pembiaran pengilangan barang bukti PETI.
Pomdam XX/TIB dan Dandim 0420/Sarko harus segera memeriksa serta menindak tegas para oknum anggota yang terlibat dalam foto selfie penjaminan aset PETI tersebut. Senjata api dari uang rakyat tidak dibeli untuk menakut-nakuti warga demi melindungi bisinis ilegal!
Hukum tidak boleh kalah oleh ekskavator, apalagi oleh gertakan oknum yang menyalahgunakan seragam dan senjata. Jika kasus ini menguap begitu saja, jangan salahkan jika masyarakat menganggap penegakan hukum di Merangin hanyalah sandiwara berkostum.
Redaksi


