JAMBI, NEWSLAN.ID – Isu soal kondisi likuiditas Bank Jambi kembali jadi perbincangan publik. Sejumlah ASN dan warganet mempertanyakan keamanan kas daerah setelah antrean panjang terjadi di beberapa ATM dan kantor cabang saat jadwal gajian.
Menanggapi hal itu, muncul desakan agar Pemprov Jambi dan Bank Jambi membuktikan kondisi kas dengan menyalurkan gaji ASN secara manual bulan depan.
“Kalau memang kas Bank Jambi masih aman, coba buktikan bulan depan gaji manual. Salurkan gaji ke semua bendaharawan. Biar bendaharawan yang salurkan gaji. Supaya seluruh ASN tidak teraniaya antre panjang untuk ambil haknya,” tulis seorang warga dalam postingan Facebook yang dipantau newslan.id, Jumat 5/6/2026.
Warganet menilai penyaluran manual bisa jadi indikator nyata kondisi kas. “Ini bukan soal sistem digital atau manual. Ini soal kepercayaan. Kalau kas kosong, bulan depan pasti tidak bisa bayar manual,” tambah akun lain.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen Bank Jambi belum memberi keterangan resmi terkait desakan tersebut. Sebelumnya, pihak Bank Jambi menyatakan kondisi likuiditas perseroan aman dan antrean yang terjadi murni karena lonjakan transaksi di tanggal gajian.
Sudirman Sekda Provinsi Jambi juga belum merespons permintaan konfirmasi newslan.id terkait opsi pembayaran gaji via bendahara bulan depan.
Beberapa ASN yang ditemui mengaku khawatir. “Kami cuma mau gaji lancar. Mau manual atau digital tidak masalah. Asal jangan sampai hak kami tertahan,” kata seorang PNS di lingkup Pemprov Jambi yang minta namanya tidak disebut.
Pengamat ekonomi dari Universitas Jambi, Dr. Hadi Sutrisno, menilai isu ini soal komunikasi publik. “Bank daerah perlu lebih proaktif buka data likuiditas ke publik. Ketika ada rumor, langkah paling cepat adalah transparansi. Bukan sekadar bantahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, wacana pembayaran manual sah saja dilakukan jika memang diperlukan. Namun harus diukur risikonya. “Manual rawan penyimpangan. Justru digital itu untuk akuntabilitas. Tapi kalau tujuannya tes likuiditas, cukup buka laporan keuangan dan audit independen.”
Newslan.id masih berupaya mendapat tanggapan resmi dari Bank Jambi dan BPKAD Provinsi Jambi.
Reporter: Biro Jambi
Newslan.id - Edukasi_Investigasi_Terpercaya
Tag: #BankJambi #GajiASN #KasDaerah #PemprovJambi #Likuiditas #Bendaharawan #Transparansi


