Samarinda Newslan.id. DAI kondang Ustaz Das’ad Latif menyampaikan kritik keras atas munculnya buku berjudul 'Islam Ala Prabowo'. Ia menyebut pihak yang membuat buku tersebut sebagai penjilat.
Kritik itu disampaikan Das’ad saat mengisi Tabligh Akbar Kecamatan Sambutan di Lapangan Terbuka, Samarinda, Sabtu (19/9/2026).
“Ada lagi namanya Islam Ala Prabowo. Itu penjilat luar biasa itu,” kata Das’ad, dikutip Rabu (23/9/2026).
Menurut dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin itu, tindakan menjilat kekuasaan justru dapat membuat masyarakat kehilangan daya kritis.
“Siapa muka ular? Suka menjilat-jilat, bikin bodoh-bodoh umat,” ujarnya.
“Itu yang nanti penjilat-penjilat seperti itu, nanti dikumpul mukanya seperti ular,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Das’ad juga menyinggung aparatur sipil negara (ASN) yang disebutnya seperti “tikus” di lingkungan pemerintahan.
“Siapa muka tikus? Mereka yang suka ambil barang kantor, AC kantor hilang, kursi kantor hilang, mobil kantor hilang,” katanya.
Nama Tokoh Agama Dicatut
Buku 'Islam Ala Prabowo' sebelumnya menuai perhatian setelah dua tokoh agama disebut mengaku namanya dicantumkan sebagai penulis tanpa keterlibatan dalam penyusunan buku.
Mereka yakni KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.
Nama TGB tercantum sebagai penulis pada bab berjudul “Visi Keislaman Prabowo Subianto: Moderasi, Keadilan dan Pembaharuan Dialektika Keagamaan” di halaman 241.
TGB kemudian membantah keterlibatannya. Melalui akun Instagramnya, ia menjawab pertanyaan warganet dengan tegas.
“Saya tidak pernah kirim tulisan,” tulis TGB.
Bantahan serupa disampaikan pihak Gus Kautsar melalui istrinya, Ning Jazil. Ia mempertanyakan pencantuman nama suaminya dalam buku tersebut.
Menurut Ning Jazil, Gus Kautsar tidak pernah menulis untuk buku itu. Ia juga menyebut Gus Kautsar tidak mengetahui bahwa percakapan saat penulis berkunjung ke rumahnya akan digunakan sebagai bahan buku.
“Penulis harusnya terus terang saat wawancara kalau akan dibuat buku dengan judul tersebut,” tulisnya.
Redaksi

