Sarolangun, Newslan.id – Sebuah unggahan anonim di grup media sosial "Berita Sarolangun" menjadi perbincangan warganet setelah berisi keluhan terkait belum dibayarkannya gaji ke-13 yang dinilai sangat dibutuhkan untuk keperluan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.
Dalam unggahan tersebut, akun anonim mengaku kecewa karena gaji ke-13 yang diharapkan untuk membayar SPP dan membeli seragam sekolah anak hingga kini belum diterima. Pengunggah juga menyampaikan rasa kecewa karena merasa hak mereka belum dipenuhi, sementara pihak lain disebut mendapatkan keuntungan dari proyek-proyek tertentu.
"Bayarlah gaji 13 kami. Kami butuh untuk bayar SPP anak dan beli seragam. Kami juga ikut memilih, tapi malah merasa dizalimi," tulis akun anonim tersebut.
Unggahan itu langsung mendapat beragam tanggapan dari anggota grup. Sebagian warganet berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan terkait pencairan gaji ke-13 agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Gaji ke-13 sendiri merupakan hak yang diberikan pemerintah kepada aparatur negara dan biasanya dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pendidikan keluarga menjelang masuk sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan yang beredar di media sosial tersebut. Masyarakat berharap ada kejelasan terkait jadwal pencairan sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan lebih lanjut.
Redaksi mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan informasi yang terverifikasi dan menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.


