Tebo, Newslan.id – Operasi penertiban aktivitas dompeng (tambang emas tanpa izin) yang dilakukan tim gabungan di wilayah Teluk Langkap, Kabupaten Tebo, mendadak menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan ketegangan antara petugas dan sejumlah emak-emak di kawasan Punti Kalo.
Dalam video yang ramai beredar di media sosial, tampak suasana penertiban di lokasi tambang disertai protes dari warga yang didominasi kaum perempuan. Narasi yang beredar menyebutkan tim gabungan mendapat perlawanan dari emak-emak yang berada di sekitar lokasi saat razia berlangsung.
Peristiwa tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian menilai penertiban PETI harus tetap dilakukan demi menegakkan hukum dan menjaga lingkungan, sementara sebagian lainnya berharap pemerintah juga memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada aktivitas tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari tim gabungan maupun pihak berwenang terkait kronologi lengkap kejadian serta hasil operasi penertiban yang dilakukan di Teluk Langkap dan Punti Kalo.
Background foto: Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana penertiban aktivitas dompeng di wilayah Teluk Langkap, Kabupaten Tebo. Dalam narasi yang beredar, tim gabungan disebut mendapat penolakan dari sejumlah emak-emak di kawasan Punti Kalo saat operasi berlangsung. (Redaksi)


