Sarolangun, Newslan.id – Sebuah gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan minyak mentah di Desa Lubuk Napal, Kabupaten Sarolangun, dilaporkan mengalami kebakaran hebat yang disertai ledakan pada Selasa dini hari (24/6/2026).
Berdasarkan keterangan warga setempat, kobaran api terlihat sangat besar dan membumbung tinggi ke udara. Besarnya api yang melahap bangunan tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Menurut informasi yang dihimpun, gudang tersebut disebut-sebut milik seorang warga berinisial KK dan diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan minyak mentah. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait status maupun legalitas aktivitas penyimpanan minyak di lokasi tersebut.
"Api sangat besar dan terdengar seperti ada ledakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga mengaku selama ini aktivitas di gudang tersebut jarang mendapat pengawasan. Bahkan muncul dugaan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas di lokasi tersebut. Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas informasi dari warga dan belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media telah berupaya menghubungi Kepala Desa Lubuk Napal melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.
Selain itu, upaya konfirmasi kepada pemilik gudang yang disebut berinisial KK juga masih terus dilakukan. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan terkait peristiwa kebakaran tersebut.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk mengungkap penyebab kebakaran, status kepemilikan gudang, serta legalitas penyimpanan bahan yang mudah terbakar di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat besarnya kobaran api yang terlihat saat kebakaran berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian, pemerintah desa, pemilik gudang, dan instansi terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi. Informasi lebih lanjut akan diperbarui setelah keterangan resmi diperoleh.


