Hamdan: Komitmen Jaga Stok dan Tepat Sasaran
MERANGIN, NEWSLAN.ID – Perum Bulog Cabang Merangin mencatat capaian tinggi dalam pendistribusian Bantuan Pangan tahun 2026 untuk dua kabupaten.
Data hingga Sabtu 20 Juni 2026, realisasi untuk Kabupaten Merangin mencapai 98,12 persen. Sementara Kabupaten Sarolangun masih 63,23 persen.
Distribusi bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026 ini memiliki batas salur sampai 30 Juni 2026.
RINCIAN DISTRIBUSI BAPANG 2026:
1. Kabupaten Merangin, Capaian: 98,12 persen, Jumlah Desa/Kelurahan: 215 desa/kelurahan, Mulai Salur: April 2026
2. Kabupaten Sarolangun, Capaian: 63,23 persen , Jumlah Desa/Kelurahan: 158 desa/kelurahan, Mulai Salur: Mei 2026
Hal ini disampaikan Hamdani, Pimpinan Cabang Perum Bulog Merangin, kepada Redaksi Newslan.id pada Sabtu 20 Juni 2026.
Menurut Hamdani, sisa waktu 10 hari akan dimaksimalkan untuk menuntaskan distribusi di Sarolangun. Koordinasi dengan pemda, transporter, dan pemerintah desa terus diintensifkan.
“Kita pastikan bantuan pangan sampai ke Keluarga Penerima Manfaat tepat waktu. Untuk Merangin sudah hampir tuntas. Sarolangun kita kebut. Prinsipnya tidak boleh ada beras tertahan di gudang saat batas salur habis,” tegas Hamdani.
Bantuan pangan 2026 menyasar KPM berdasarkan data P3KE. Setiap KPM menerima 10 kg beras per bulan untuk alokasi dua bulan, Februari dan Maret 2026.
Bulog Merangin menyebut beberapa kendala di Sarolangun: akses ke desa terpencil, cuaca, dan jadwal bongkar muat. Namun stok di Gudang Bulog disebut aman dan cukup.
Redaksi Newslan.id, Bantuan pangan bukan sedekah. Ini hak rakyat dari negara. Merangin hampir tuntas, Sarolangun jangan kendor. Batas 30 Juni itu harga mati. Kalau beras telat, perut rakyat tidak bisa ditunda. Bulog, transporter, kades: gas sampai garis akhir.


