MERANGIN, NEWSLAN.ID – Memanas. Orang tua wali murid dan komite SDN Negeri 196 Desa Tanah Abang,Kecamatan Pamenang Merangin, segel sekolah, Rabu 10/6/2026 pagi.
Massa menolak keras kedatangan kepala sekolah baru kiriman dari Jambi. Mereka menuntut Fauzi tetap menjadi Kepala SDN 196 Tanah Abang.
Fakta mencengangkan: SK Fauzi sebagai Kepala SDN 196 Desa Tanah Abang masih tersisa 1 tahun.
Namun tiba-tiba dimutasi ke Desa Sukorame, Jangkat. Posisi Kepsek SDN 196 justru diisi orang dari Jambi.
Para wali murid mencium ada maladministrasi dalam pembuatan SK mutasi tersebut.
“Kami maunya Pak Fauzi. SK beliau masih ada. Kenapa dipaksa pindah? Ada apa ini?” teriak salah satu wali murid di depan gerbang sambil bentang spanduk.
Hal ini dibenarkan oleh Suyanto, Kades Tanah Abang.
“Iya benar. Warga protes karena SK Pak Fauzi belum habis. Tiba-tiba ada SK baru. Kami minta ini diluruskan,” kata Suyanto saat dikonfirmasi Newslan.id, Rabu pagi.
Penyegelan, tidak berdampak proses belajar mengajar ratusan siswa SDN 196, walaupun gerbang di pasang spanduk “Kami wali murid menolak kepsek baru ” dibentangkan.
Kegiatan Belajar Mengajar Rabu ini tetap berjalan seperti biasa.
Wali murid mendesak Dinas Pendidikan Merangin buka-bukaan. Jika SK Fauzi masih 1 tahun, dasar hukum mutasi paksa itu apa?
Publik menduga ada permainan dalam rotasi kepsek.
Hingga berita ini naik, Kadisdik Merangin belum beri pernyataan resmi. Newslan.id terus mengejar konfirmasi.
Redaksi Newslan.id


