Bogor Newslan.id - Semangat tertib frekuensi radio menggema di Kota Bogor. Sebanyak 80 peserta antusias mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non-Reguler Tahun 2026 yang digelar Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Jakarta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama ORARI Lokal Kota Bogor di Hotel Onih Bogor, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin memiliki callsign dan izin resmi radio amatir tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Berdasarkan data panitia, dari total 80 peserta, didominasi oleh 66 peserta tingkat Siaga (pemula), 13 peserta tingkat Penggalang, dan 1 peserta tingkat Penegak. Angka ini menunjukkan tingginya minat generasi baru untuk masuk ke dunia amatir radio.
Perwakilan Balmon Jakarta, Suparja selaku Ketua Tim Sarpras dan Monitoring Layanan, menegaskan bahwa UNAR ini GRATIS. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan meminta peserta tetap tenang dalam mengerjakan soal.
"Ujian ini tidak dipungut biaya. Siapkan diri, pahami materi. Kalau belum lulus jangan khawatir, masih ada kesempatan ujian ulang sesuai ketentuan," ujar Suparja di hadapan peserta.
ORARI: Punya Radio Harus Punya Izin
Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Kota Bogor, Dadang Iskandar - YB1NCR, menyambut gembira membludaknya peserta. Menurutnya, UNAR adalah pintu masuk masyarakat untuk legal.
"Harapan kami sederhana, teman-teman yang ikut hari ini minimal punya lisensi dan IAR. Jadi bisa komunikasi secara legal, aman, dan nyaman. Ini juga membantu Balmon mengurangi pelanggaran frekuensi liar," tegas Dadang.
Dadang menjelaskan, ORARI Lokal Kota Bogor memfasilitasi dua pola ujian. Ujian reguler yang rutin di Kantor Balmon, dan ujian non-reguler seperti di Hotel Onih ini yang digelar 2-3 kali setahun untuk memperluas akses masyarakat.
Ia juga mengingatkan, lisensi bukan sekadar gaya-gayaan. Setiap tingkatan punya aturan main.
"Gunakan frekuensi yang sudah dialokasikan, jangan asal pencet. Setiap tingkatan Siaga, Penggalang, Penegak punya hak dan batasan daya pancar masing-masing. Legal harus tertib," pungkasnya.
Dengan kolaborasi Balmon Komdigi Jakarta dan ORARI, diharapkan ekosistem komunikasi radio di Bogor semakin tertib, aman, dan bertanggung jawab. Amatir radio bukan hanya hobi, tapi jembatan persahabatan dunia.
Penulis: Niko Yj - Kaperwil Jabotabek
Editor: Redaksi Newslan.id
