News Flash
Terpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.IDTerpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.ID
NEWSLAN
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
NEWSLAN.ID

Informasi

  • Redaksi
  • Company Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: redaksi@newslan.id

© 2026 NEWSLAN.ID - . Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Artikel
Detail
Artikel

Apakah Harus Ikut Ketum PBNU Yang Ikut Prabowo, Trump, dan Zionis Israel Netanyahu"?

R
Redaksi
NEWSLAN.ID10 Maret 2026 pukul 09.43 WIB
119
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Apakah Harus Ikut Ketum PBNU Yang Ikut Prabowo,  Trump, dan Zionis Israel Netanyahu"?
Foto: Dok. NEWSLAN.ID

Penulis: Nurul Azizah

Newslan-id. Dilema bagi santri saat ini, kiai panutan para santri yang menahkodai kapal besar yang bernama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sudah oleng dan berjalan di luar jalur yang sebenarnya. Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ketika dilantik menjadi ketua umum PBNU memiliki visi menjadikan NU koheren, mandiri, dan berdaya guna melalui agenda besar pembenahan organisasi. Sedangkan misinya fokus pada membumikan kemanusiaan universal, memperkuat harmoni sosial, serta dialog antar umat beragama untuk mencegah konflik. Apakah Gus Yahya ingat dengan visi dan misinya?

Sebagai Nahdliyyin kita wajib menilai dan mengingatkan kepada pengurus PBNU terutama ketua umumnya Gus Yahya, apakah dengan berpihak kepada Presiden Prabowo Subianto, PBNU sudah melaksanakan visi dan misinya dengan baik? Presiden Prabowo Subianto saat ini masih bergabung dengan Board of Peace (BoP). Sedangkan BoP sendiri merupakan lembaga inisiatif internasional yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendukung rekontruksi Gaza pasca perang dan mendorong perdamaian atau kemerdekaan negara Palestina. Ya awalnya ini bentuk politik geopolitik Indonesia sebagai strategi diplomatik aktif dalam mendamaikan dua negara (Palestina dan Israel) dan berkomitmen mundur jika nanti BoP tidak sejalan dengan kepentingan Palestina. Ini sebagai bentuk dari politik bebas dan aktif, maka Prabowo "ikut" satu meja dan terlibat langsung dalam mendesain perdamaian di Gaza daripada hanya sebagai penonton dari luar.

Baru satu bulan Prabowo bergabung dengan BoP, 22 Januari 2026, malah tanggal 28 Februari 2026 Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran dan menewaskan pimpinan tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

Atas serangan gabungan AS Israel ke Iran banyak pihak yang memberikan masukan agar Indonesia keluar dari keanggotaan BoP. Karena AS dan Israel sudah menyalahi peraturan dari BoP. Katanya cinta perdamaian, kok malah memantik adanya perang.

Dr. Ridho Rahmadi, M.Sc Ketua Umum Partai Ummat menyarankan Indonesia harus keluar dari BoP sebelum terlambat, karena di sana ada Donald Trump dan Netanyahu yang mustahil akan mengadakan perdamaian di Palestina atau di dunia. Himbauan serupa juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ajakan keluar dari BoP tidak terjadi di tubuh PBNU. Gus Yahya sebagai Ketum PBNU malah mendorong RI manfaatkan Board of Peace untuk redam konflik gabungan AS dan Israel menyerang Iran. Jadi Indonesia tidak perlu keluar dari BoP, itulah pandangan Gus Yahya.

Penulis malah bertanya-tanya atas dasar apa Gus Yahya begitu yakin bahwa Indonesia di bawah kendali Presiden Prabowo akan mampu mengintervensi sekelas Donald Trump dan Netanyahu?

Penulis melihat hal ini tidak mungkin terjadi. Ada jurang pemisah yang menganga (lebar sekali) antara "mimpi perdamaian" Gus Yahya dengan "diplomasi penakut" yang dipertontonkan oleh pihak Istana.

Apakah Gus Yahya tidak melihat fakta di lapangan, begitu mudahnya Presiden Prabowo Subianto menandatangani perjanjian kerjasama dengan BoP, kemudian menandatangani juga perjanjian dagang dengan Amerika Serikat, yang isinya jelas-jelas banyak merugikan kepentingan rakyat Indonesia.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Loading Ad...
ADVERTISEMENT

Tidak ada perdebatan yang sengit, tidak ada kritikan. Tetapi Prabowo manut saja dengan rencana-rencana jahat yang dilancarkan oleh Trump dan Netanyahu.

Mengapa PBNU begitu yakin dengan BoP yang dikendalikan oleh Trump dan Netanyahu? Ini adalah PR kita semua terutama warga Nahdliyyin.

Sebagai santri atau warga Nahdliyyin harus cerdas untuk bisa mengikuti pengurus PBNU yang notabene seorang kiai atau ulama.

Dari kejadian ini banyak muncul paradoks dari reaksi netizen 62, yang memposting kalimat: "Santri derek ulama, ulama derek Prabowo, Prabowo derek Trump. Penulis tambahi Trump derek zionis Israel Netanyahu.

Ini di luar nurul, sekelas ulama dan Ketum PBNU mendukung kebijakan Indonesia memihak AS dan Israel. Akibatnya banyak yang memprotes sikap Gus Yahya yang memiliki keyakinan bahwa Prabowo akan diperhitungkan di BoP. Ada apa dengan Gus Yahya, apakah akan mempertahankan dalam bisnis mengelola tambang dan sekarang PBNU juga dikasih ijin mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berada di ketiak pemerintah.

Para santri NU khususnya dan masyarakat pada umumnya kita kawal terus dibalik keputusan Gus Yahya yang mendukung ikut serta Prabowo dalam keanggotaan BoP.

Gus Yahya jangan pernah menjual optimisme palsu di atas penderitaan bangsa ini! Kalau tidak sanggup membawa NU sebagai ormas keagamaan yang cinta perdamaian, maka mundur saja. Urusi saja ompreng MBG, kan panjenengan ulama yang ikut Prabowo, Prabowo derek Trump dan Netanyahu. Jangan paksa santri NU dan warga Nahdliyyin mengikuti kemauan Ketum PBNU yang memiliki keyakinan bahwa Prabowo bisa menciptakan perdamaian bersama Trump dan Netanyahu.

Nurul Azizah penulis Buku Dari Perempuan NU Untuk Indonesia, minat hub penulis atau 0858-1022-0132.

Advertisement

lpkni

Advertisement

Newslan hut

Advertisement

bus SUMATERA jawa

Advertisement

pupuk

Advertisement

pupuk

Berita Terbaru

Banyak Yang Oon Bawa-bawa Agama Pada Pelaku Korupsi Dan Perusak NKRI.
Artikel

Banyak Yang Oon Bawa-bawa Agama Pada Pelaku Korupsi Dan Perusak NKRI.

10 Mar
Berbagi Kebahagiaan dan Rezeki, BPJS Ketenagakerjaan Merangin Bangko Gelar Employee Volunteering Berbagi Takjil
Berita

Berbagi Kebahagiaan dan Rezeki, BPJS Ketenagakerjaan Merangin Bangko Gelar Employee Volunteering Berbagi Takjil

10 Mar

Trending Now

Last 7 Days
01

Permohonan Evaluasi atas Penerbitan Surat Permohonan Partisipasi Demi Menjaga Marwah dan Profesionalitas Institusi Kepolisian Republik Indonesia

Artikel
02

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Berita
03

Nasabah Bank Jambi Cabang Merangin Rela Berebut Antrian Sejak Subuh Hari.

Berita
MEMINTA POLDA KEPRI KAWAL PENJUALAN TIKET RORO PUNGGUR  DAN TINDAK TEGAS PARA CALO
Artikel

MEMINTA POLDA KEPRI KAWAL PENJUALAN TIKET RORO PUNGGUR DAN TINDAK TEGAS PARA CALO

10 Mar
Ngeri, Sekretariat DRPD Sumsel Alokasi kan Anggaran Rp 486,9 juta  Untuk Meja Bilyard Pimpinan  DPRD
Berita

Ngeri, Sekretariat DRPD Sumsel Alokasi kan Anggaran Rp 486,9 juta Untuk Meja Bilyard Pimpinan DPRD

9 Mar
Nasabah Bank Jambi Cabang Merangin Rela Berebut Antrian Sejak Subuh Hari.
Berita

Nasabah Bank Jambi Cabang Merangin Rela Berebut Antrian Sejak Subuh Hari.

9 Mar
Lihat Semua Berita
04

Kapolda Jambi Terima Audiensi IDI Wilayah Jambi, Perkuat Sinergi Perlindungan Tenaga Medis dan Penegakan Hukum

Berita
05

Sidang Putusan Botok dan Teguh: 6 Bulan Pengawasan

Berita
06

MUDIK LEBARAN DI AMBANG KRISIS ENERGI DAN KESELAMATAN TRANSPORTASI

Artikel
07

Ngeri, Sekretariat DRPD Sumsel Alokasi kan Anggaran Rp 486,9 juta Untuk Meja Bilyard Pimpinan DPRD

Berita
Banyak Yang Oon Bawa-bawa Agama Pada Pelaku Korupsi Dan Perusak NKRI.
Artikel

Banyak Yang Oon Bawa-bawa Agama Pada Pelaku Korupsi Dan Perusak NKRI.

MEMINTA POLDA KEPRI KAWAL PENJUALAN TIKET RORO PUNGGUR  DAN TINDAK TEGAS PARA CALO
Artikel

MEMINTA POLDA KEPRI KAWAL PENJUALAN TIKET RORO PUNGGUR DAN TINDAK TEGAS PARA CALO

MUDIK LEBARAN DI AMBANG KRISIS ENERGI DAN KESELAMATAN TRANSPORTASI
Artikel

MUDIK LEBARAN DI AMBANG KRISIS ENERGI DAN KESELAMATAN TRANSPORTASI

URAT NADI KONEKTIVITAS: KESIAPAN PT HUTAMA KARYA (PERSERO) MENYUKSESKAN MUDIK DI PULAU SUMATERA
Artikel

URAT NADI KONEKTIVITAS: KESIAPAN PT HUTAMA KARYA (PERSERO) MENYUKSESKAN MUDIK DI PULAU SUMATERA