MERANGIN NEWSLAN.ID ā Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat lokal, PT Kresna Duta Agroindo (KDA), anak perusahaan Sinar Mas Group, menggelar kegiatan Panen Raya Budidaya Melon di Dusun Renah Kelukup, Desa Simpang Limbur, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Sabtu 1 Agustus 2026.
Program yang berada di bawah naungan Corporate Social Responsibility (CSR) PT KDA ini membina Kelompok Wanita Tani (KWT) Kirana Tani. Keberhasilan budidaya ini terbukti secara komersial dengan masuknya produk buah melon hasil panen petani lokal ke jaringan ritel modern nasional, seperti Alfamart dan Indomaret.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam modernisasi pertanian warga, PT KDA juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa alat bajak tanah kepada KWT Kirana Tani.
Manager PT KDA (BNGE), Riduansyah Surbakti, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petani dan menegaskan bahwa kemitraan strategis ini akan terus berlanjut. Perusahaan juga menempatkan Gina Nabila Desrianti sebagai Fasilitator CSR/CEE yang telah mendampingi para petani secara intensif di Desa Simpang Limbur selama dua tahun terakhir.
Camat Pamenang Barat, Bambang Hadi Kusuma, S.T., yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada PT KDA atas kontribusi aktifnya dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa melalui sektor pertanian holtikultura.
Kegiatan panen raya dan penyerahan bantuan ini berlangsung hangat dan khidmat dengan dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain:
Bambang Hadi Kusuma, S.T. (Camat Pamenang Barat)
Rita Purniati, S.I.Kom. (Kepala Desa Simpang Limbur)
Muhammad Yani (Kepala Dusun Renah Kelukup)
Daniel Evert Togart Tambunan (Regional Controller Jambi 1) beserta Ibu
Riduansyah Surbakti (Manager BNGE - PT KDA) beserta Ibu
Hadi Santoso (SPO BNGE)
Gina Nabila Desrianti (Fasilitator CEE PT KDA)
Eti Rohayani (Ketua KWT Kirana Tani)
Jajaran Staf & Dhawa BNGE
Seluruh Anggota Kelompok Tani "Kirana Tani"
Mahasiswa PKL (Universitas Jambi dan LPP Yogyakarta Jurusan Pertanian)
"Kerjasama ini bukan sekadar program pendampingan, melainkan wujud nyata sinergi antara korporasi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan yang bernilai ekonomi tinggi."
Redaksi

