MERANGIN, NEWSLAN.ID – Badai dahsyat yang menerjang Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Minggu (8/11/2026), tidak hanya merusak bangunan dan menumbangkan pepohonan di sejumlah titik, tetapi juga meluluhlantakkan kawasan Kebun Binatang Mini Bukit Tiung yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Bangko.
Hantaman angin kencang membuat sejumlah pohon berukuran besar tumbang dan patah. Bahkan, beberapa pohon menimpa bangunan di kawasan wisata tersebut hingga mengakibatkan rumah penjaga serta sejumlah fasilitas kandang dan rumah satwa mengalami kerusakan parah.
Pantauan di lokasi memperlihatkan kondisi kawasan Bukit Tiung cukup memprihatinkan. Batang pohon dan ranting berserakan di berbagai sudut kawasan, atap bangunan rusak, serta sejumlah fasilitas tampak porak-poranda akibat terjangan badai.
Peristiwa ini menjadi pukulan tersendiri bagi keberadaan Kebun Binatang Mini Bukit Tiung, yang selama ini menjadi salah satu ruang rekreasi sekaligus tempat edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Merangin.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Merangin, Suherman, S.STP, telah berada langsung di lokasi untuk melihat kondisi kawasan sekaligus melakukan inventarisasi terhadap dampak kerusakan akibat bencana tersebut.
Pendataan dilakukan untuk mengetahui secara menyeluruh tingkat kerusakan bangunan, fasilitas pendukung, rumah penjaga, serta kondisi satwa yang berada di kawasan Kebun Binatang Mini Bukit Tiung.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah memastikan berapa jumlah satwa yang terdampak, apakah mengalami luka, kehilangan tempat tinggal, atau bahkan menjadi korban akibat tertimpa pohon dan kerusakan kandang.
Hingga proses pendataan dilakukan, jumlah pasti satwa yang terdampak maupun total kerugian material masih menunggu hasil inventarisasi petugas terkait.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius. Sebab, penanganan pascabencana di kawasan Kebun Binatang Mini Bukit Tiung tidak cukup hanya membersihkan pohon tumbang dan memperbaiki bangunan yang rusak.
Keselamatan satwa harus menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Disparpora perlu memastikan seluruh satwa mendapatkan penanganan, makanan, tempat berlindung, serta perawatan apabila ditemukan yang mengalami luka atau trauma.
Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap pohon-pohon besar yang masih berdiri di kawasan tersebut untuk mengantisipasi potensi tumbang susulan, terutama apabila cuaca ekstrem kembali terjadi.
Bukit Tiung bukan sekadar tempat wisata. Kawasan ini merupakan bagian dari ruang publik dan kebanggaan masyarakat Bangko yang harus dijaga keberlangsungannya.
Kini masyarakat menantikan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Merangin dalam memulihkan kawasan tersebut, termasuk memastikan seluruh satwa tetap terlindungi.
NEWSLAN.ID MERANGIN Edukasi, Investigasi, Terpercaya.
