Newslan.id Rembang. Suasana peringatan Hari Kartini di SDN Balongmulyo yang semula berlangsung khidmat mendadak berubah menjadi kepanikan, Selasa (21/4/2026). Belasan siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa bermula setelah para siswa mengikuti upacara peringatan Hari Kartini dengan mengenakan pakaian adat. Sekitar pukul 08.30 WIB, pihak sekolah membagikan paket makanan kepada seluruh siswa sebagai bagian dari program MBG.
Namun tak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai menunjukkan gejala yang mengarah pada dugaan keracunan makanan. Gejala yang dialami di antaranya mual, muntah, pusing, lemas, serta sakit perut.
Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah segera mengambil tindakan cepat dengan membawa para siswa ke puskesmas terdekat. Evakuasi dilakukan menggunakan ambulans serta kendaraan pribadi milik guru dan warga sekitar.
Sejumlah tenaga medis langsung memberikan penanganan kepada para siswa untuk memastikan kondisi mereka stabil. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah pasti korban maupun tingkat keparahan yang dialami.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi guna memastikan penyebab kejadian tersebut, termasuk melakukan uji kelayakan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa. Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak. Aspek keamanan dan kualitas makanan menjadi hal krusial yang harus dijaga dalam setiap pelaksanaannya.
Sumber: Patinews





