TEBO NEWSLAN.ID ā Sebuah aksi penggerebekan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di kawasan Pintas, Muaro Tabir, Kabupaten Tebo, berakhir tragis. Seorang pria bernama Bang Amek dilaporkan meninggal dunia usai diamankan petugas pada Selasa (21/7/2026). Peristiwa ini memicu tanda tanya besar dari pihak keluarga terkait kondisi jenazah dan jeda waktu pemberitahuan yang dinilai lambat.
Berdasarkan investigasi tim di lapangan, peristiwa bermula ketika petugas menggerebek sebuah rumah sasaran di kawasan Pintas sekitar pukul 12.00 WIB. Bang Amek yang saat itu berada di rumah rekannya langsung ditangkap. Dari lokasi kejadian, tim mengamankan sekitar 20 paket barang bukti.
Namun, situasi mendadak berubah mencekam usai barang bukti disita:
Kejang dan Sesak Napas: Korban mendadak mengalami kejang, pingsan, hingga diduga mengalami serangan jantung. Saat digelandang ke mobil polisi, kondisi korban memburuk dengan napas terengah-engah dan kaki terlihat pincang.
Perjalanan Kritis: Korban dilarikan ke Puskesmas terdekat dengan memakan waktu perjalanan sekitar 1 jam.
Dinyatakan Meninggal: Korban menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, sebelum akhirnya jenazah dipindahkan ke RSUD Tebo.
Peristiwa ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pihak keluarga. Korban dinyatakan meninggal pada pukul 02.00 WIB dini hari, namun pihak keluarga baru dikabarkan 7 jam kemudian, yakni sekitar pukul 09.00 WIB pagi.
Selain masalah keterlambatan informasi, fisik korban juga menjadi sorotan:
Catatan Fisik Korban: Terdapat luka fisik yang terlihat jelas pada dahi sebelah kiri dan bahu, serta kondisi kaki korban yang sempat pincang saat dimasukkan ke dalam mobil petugas.
Menanggapi luka-luka tersebut, hasil pemeriksaan visum sementara menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan. Pihak medis mengindikasikan bahwa luka-luka serta kondisi fisik tersebut berkaitan dengan kondisi medis kritis atau serangan jantung mendadak yang dialami korban saat penangkapan.
Pasca-kejadian, personel kepolisian dari Polres Tebo tampak disiagakan dalam jumlah besar di sekitar lokasi dan area terkait. Pengamanan ketat ini diduga dilakukan guna mengantisipasi potensi gejolak serta menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menantikan kejelasan secara transparan terkait rentetan peristiwa yang merenggut nyawa Bang Amek.
Laporan oleh: SAHRUL



