Memuat Berita...
Memuat Berita...




Newslan-id Merangin. Kami, para Pengurus Koperasi Merah Putih, menyampaikan suara hati dan keberatan atas ketimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Sejak awal, kami bekerja bukan dengan anggaran, tetapi dengan pengabdian.
Kami membangun koperasi ini bukan dengan fasilitas, tetapi dengan tenaga, waktu, dan kepercayaan masyarakat.
Namun hari ini kami harus jujur bahwa ada ketidakadilan yang tidak bisa lagi disembunyikan.
Pihak-pihak yang terlibat dalam KDMP — pemerintah, TNI, staf ahli, PMO, BA, tenaga P3K, hingga BUMN — semuanya memperoleh gaji, insentif, dan perlindungan dari negara.
Tetapi kami, para pengurus koperasi yang bekerja langsung di lapangan, yang membangun dari nol, justru:
Tanpa gaji
Tanpa insentif
Tanpa biaya operasional
Tanpa perlindungan apa pun
Kami bekerja dengan segala resiko, namun kami tidak termasuk dalam perhitungan kesejahteraan program.
Kami yang mengetuk pintu rumah warga.
Kami yang mengumpulkan berkas, data, dan kebutuhan.
Kami yang menggerakkan rapat siang-malam.
Kami yang memegang kepercayaan masyarakat.
Kami yang membangun koperasi dari tiada menjadi ada.
Tetapi ketika anggaran turun dan fasilitas diberikan:
➡️ Yang menerima manfaat adalah pihak yang sudah bergaji negara
➡️ Sementara kami, aktor lapangan, hanya menjadi penonton
➡️ Pengorbanan kami seolah tidak dihitung sebagai bagian dari program
Ini adalah ketidakadilan yang nyata.
Dan ini bukan hal yang bisa dianggap wajar atau diterima begitu saja.
Kami mengerti bahwa pengabdian tidak selalu dibayar.
Namun pengabdian tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan kesejahteraan orang-orang yang bekerja paling berat.
Kami tidak meminta privilese.
Kami hanya menuntut keadilan.
Kami meminta agar pengurus koperasi diperlakukan sebagai bagian resmi dari program, dengan hak layak sebagaimana pihak lain yang terlibat.
Hari ini kami menyampaikan protes ini dengan tegas, tetapi tetap hormat:
“Kami bukan alat pelengkap. Kami adalah pelaksana utama.”
“Kami bukan relawan tanpa arti. Kami adalah pondasi program ini.”
“Kami tidak menolak pengabdian. Kami menolak ketidakadilan.”
TUNTUTAN KAMI JELAS
Pengakuan resmi peran pengurus dalam struktur program
Pemberian hak operasional dan insentif yang layak
Perlindungan kerja, aturan yang jelas, dan alur koordinasi yang transparan
Keterlibatan pengurus dalam setiap keputusan yang menyangkut koperasi
Ini bukan tuntutan berlebihan.
Ini adalah kewajaran yang selama ini diabaikan.(**)
Sumber: Grup Facebook Kabar Merangin
Memuat Produk...

Perak menawarkan potensi keuntungan besar sebagai alternatif investasi logam mulia.

Perak menjadi pilihan investasi yang menjanjikan dengan nilai strategis dan kemurnian tinggi.

Ketidakstabilan ekonomi Iran mempengaruhi nilai tukar mata uangnya, namun masyarakat setempat lebih familiar dengan istilah "toman" daripada "rial".

Polres Merangin melalui Satreskrim mendampingi kegiatan kunjungan kerja Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi Jambi di Pasar Baru Bangko, Senin

Newslan.id Tanggamus,//Bupati Tanggamus,Moh,Saleh Asnawi resmi melantik lima Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Pekon Terpilih, Pelantikan…