NEWSIAN.ID | SAROLANGUN ā Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat peduli lingkungan menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Tiga Kantor Bupati Sarolangun, Jambi, pada Rabu (15/7/2026) sore.
Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk protes keras warga terkait dugaan dampak pencemaran limbah yang ditimbulkan oleh aktivitas operasional PT SMM di wilayah tersebut.
Pantauan media Newslan.id di lapangan, massa aksi mulai memadati Simpang Kantor Bupati sejak pukul 15.30 WIB. Dengan membawa spanduk tuntutan dan menggunakan pengeras suara, para orator secara bergantian menyampaikan keluh kesah masyarakat yang selama ini terdampak oleh limbah perusahaan.
Dalam orasinya, koordinator aksi menegaskan bahwa kehadiran PT SMM yang seharusnya membawa dampak positif bagi daerah, justru dinilai merugikan masyarakat sekitar akibat pengelolaan limbah yang diduga serampangan.
Ada beberapa poin krusial yang menjadi tuntutan utama massa aksi kali ini, di antaranya:
Penyelesaian Dampak Lingkungan: Mendesak PT SMM segera menghentikan aktivitas yang mencemari lingkungan warga.
Transparansi Uji Lab Limbah: Meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun membuka hasil uji klinis limbah ke publik.
Ganti Rugi Masyarakat: Menuntut tanggung jawab sosial (CSR) dan kompensasi nyata bagi warga yang terdampak kesehatan maupun ekonominya.
"Kami tidak anti investasi, tapi kalau investasi itu justru merusak ruang hidup kami dan meracuni lingkungan, kami tidak akan tinggal diam! Kami minta Pj Bupati Sarolangun tegas memanggil manajemen PT SMM," teriak salah satu orator di atas mimbar bebas.
Aksi yang berlangsung hingga menjelang petang ini mendapat pengamanan ketat dari personel Polres Sarolangun dan Satpol PP. Meski sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Simpang Kantor Bupati tersendat, aksi tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Hingga berita ini dimuat, perwakilan massa aksi masih berusaha menemui pejabat berwenang di lingkup Pemkab Sarolangun untuk menyerahkan petisi tuntutan secara resmi. Pihak manajemen PT SMM sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga sore ini.
Redaksi Newslan.id



