Merangin Newslan.id — Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digulirkan pemerintah terbukti memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Kehadiran program ini dinilai berhasil memutus mata rantai spekulasi harga yang kerap dimainkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Sebelum program ini berjalan masif, fluktuasi harga beras kerap terjadi hampir setiap hari akibat adanya praktik penimbunan stok yang menciptakan kelangkaan semu di pasar. Namun kini, intervensi pasar melalui SPHP mampu meredam gejolak tersebut.
Manfaat nyata ini dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Siti Khalimah warga Papit kecamatan Pamenang kabupaten Merangin provinsi Jambi. Menurutnya, keberadaan beras SPHP sangat membantu menjaga daya beli keluarga di tengah situasi ekonomi saat ini.
"Semenjak adanya beras SPHP dari Perum Bulog Merangin, kami sangat terbantu karena bisa mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau dan stabil," ungkap Siti.
Selain stabilitas harga, program SPHP juga berhasil mengubah persepsi masyarakat terhadap beras bulog atau beras pemerintah. Stigma masa lalu yang identik dengan beras berkualitas rendah, berbau, atau berkutu, kini sepenuhnya sirna. Beras SPHP yang didistribusikan saat ini terbukti memiliki kualitas yang baik, bersih, dan layak konsumsi, sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat luas.
Redaksi



