Cikarang — Newslan.id - Himpunan Pedagang Pasar Tumpah (HIPASTAH) kembali melakukan kunjungan ke kediaman Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, guna menyampaikan aspirasi serta berbagai permasalahan yang saat ini terjadi di kawasan Pasar Baru Ramayana Cikarang di wilayah Cikarang.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan fokus pembahasan mengenai mekanisme pengelolaan pasar yang selama ini menjadi perhatian para pedagang. Dalam kesempatan tersebut, HIPASTAH menyampaikan harapan sekaligus memohon arahan serta perlindungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi terkait rencana pengaturan pengelolaan pasar secara bergilir antara HIPASTAH dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).
HIPASTAH mengusulkan agar skema pembagian waktu pengelolaan tersebut dapat dituangkan secara resmi dalam sebuah surat kesepakatan bersama antara para pihak yang berkepentingan, yang diketahui dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Hal ini dipandang penting untuk memberikan kepastian mekanisme pengelolaan, menjaga ketertiban aktivitas perdagangan, serta mencegah potensi konflik di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi bersama jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Cikarang Utara memberikan arahan agar untuk sementara waktu tidak dilakukan aktivitas pengelolaan pasar oleh kedua pihak, baik HIPASTAH maupun BUMDesa, sampai tercapainya kesepakatan bersama yang akan diagendakan dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.











