MERANGIN, NEWSLAN.ID — Sikap tanggap dan kepedulian tinggi ditunjukkan oleh warga Talang Lindung, Desa Muara Belengo, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Tanpa menunggu waktu lama, warga setempat bergerak cepat bahu-membahu menyingkirkan material pohon jengkol berukuran besar yang tumbang dan melintang di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Selasa 21 Juli 2026 depan kantor Redaksi Newslan.ID.
Kejadian yang sempat menutupi akses jalan utama tersebut menumpuk arus lalu lintas dan memicu kemacetan yang cukup panjang. Mengetahui hal itu, puluhan warga—baik pria maupun wanita—langsung turun ke jalan membawa peralatan seadanya demi membuka kembali jalur vital tersebut.
Dengan semangat gotong royong yang kental, warga bergerak efisien membagi tugas:
Pembersihan Dahan dan Ranting: Warga pria dan wanita kompak menggunakan parang untuk memotong ranting-ranting kecil serta membersihkan daun yang menutupi badan jalan.
Pemotongan Batang Utama: Seorang warga setempat bernama Sutris secara sigap membawa mesin chainsaw (sinso) miliknya untuk memotong dahan dan batang pohon berukuran besar yang sulit dievakuasi secara manual.
"Kasihan jalan sampai macet panjang gara-gara pohon jengkol ini roboh ke jalan. Maka kami bergegaslah gotong royong tebang dan bersihkan dengan alat seadanya agar jalan bisa dilalui lagi," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Aksi nyata dan keikhlasan warga Talang Lindung ini membuahkan hasil positif. Dalam waktu singkat cukup 30 menit, lalu lintas yang sempat tersendat berangsur-angsur kembali normal dan lancar.
Rasa haru dan terima kasih pun mengalir hangat dari para supir dan pengguna jalan yang melintas. Ucapan apresiasi terdengar bersahut-sahutan dari kaca jendela kendaraan yang mulai melaju perlahan.
"Terima kasih banyak untuk orang-orang baik di sini. Perjalanan kami sangat terbantu dan kembali lancar berkat bantuan warga," tutur salah seorang supir yang melintas.
Sikap sigap dan kebersamaan warga Talang Lindung, Desa Muara Belengo ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dan budaya gotong royong masih terpatri kuat di tengah masyarakat Kabupaten Merangin.
(Redaksi)



