JAMBI, NEWSLAN.ID – Sebanyak 54.001 peserta didik dari 885 lembaga pendidikan di Provinsi Jambi dijadwalkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA sederajat. Pelaksanaan asesmen tersebut berlangsung mulai 26 Oktober hingga 29 November 2026.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyatakan telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar MY, mengatakan kesiapan infrastruktur, koordinasi panitia, serta sistem pengawasan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan asesmen tahun ini.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, peserta TKA berasal dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari SMA, SMK, SMA luar biasa (SMALB), madrasah aliyah (MA), pondok pesantren, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
54.001 PESERTA DARI BERBAGAI JENJANG PENDIDIKAN
Adapun rincian peserta TKA 2026 di Provinsi Jambi meliputi:
SMA: 26.725 peserta dari 255 sekolah.
SMK: 13.964 peserta dari 178 sekolah.
SMALB: 79 peserta dari 15 lembaga.
Madrasah Aliyah (MA): 9.568 peserta dari 231 lembaga.
Pondok pesantren: 1.686 peserta dari 81 lembaga.
PKBM dan SKB: 1.979 peserta dari 125 lembaga.
Dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu, kesiapan teknis dan pengawasan menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh rangkaian asesmen dapat terlaksana sesuai jadwal.
Untuk mendukung pelaksanaan TKA, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyiapkan pengawasan berbasis teknologi terhadap 4.036 ruang ujian.
Pengawasan juga diperkuat dengan melibatkan 804 guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai pengawas ruang di satuan pendidikan. Selain itu, sebanyak 24 pendamping penyelia akan menjalankan tugas pengawasan secara daring.
Menurut M. Umar MY, koordinasi infrastruktur dan sistem pengawasan telah dilakukan untuk menjaga ketertiban serta kredibilitas pelaksanaan TKA.
Ia menegaskan bahwa seluruh panitia dan petugas harus menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Persiapan tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala teknis sekaligus memastikan pelaksanaan asesmen berlangsung sesuai standar yang berlaku.
Pelaksanaan TKA dengan puluhan ribu peserta tentu membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, pengawas, dan seluruh pihak terkait.
Selain kesiapan sarana dan prasarana, kestabilan sistem teknologi, kedisiplinan peserta, serta konsistensi pengawasan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan selama asesmen berlangsung.
Masyarakat berharap pelaksanaan TKA 2026 di Provinsi Jambi tidak hanya berjalan lancar secara administratif, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diharapkan mampu memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan mengikuti asesmen secara tertib dan sesuai ketentuan.
NEWSLAN.ID JAMBI
