MERANGIN, NEWSIAN.ID – Hati siapa yang tidak miris melihat kondisi salah satu ikon penting menyambut perhelatan akbar internasional di Kabupaten Merangin. Tinggal menghitung hari menjelang kunjungan tim penilai dari UNESCO, aset daerah berupa tulisan raksasa "Welcome to Geopark Merangin" justru kondisinya memprihatinkan, dipenuhi rumput liar hingga menyerupai semak belukar.
Kondisi ini memicu kritik pedas dari berbagai elemen masyarakat yang menilai instansi terkait terkesan menutup mata dan lalai dalam mempersiapkan diri menghadapi momen krusial tersebut.
Salah satu pemuda Merangin, Faydil, dengan nada kecewa meluapkan kekesalannya kepada awak media. Menurutnya, hal kecil seperti perawatan kebersihan ikon selamat datang seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah jika ada kemauan dan kepedulian dari dinas terkait.
"Miris sekali, tinggal menghitung hari kunjungan UNESCO ke Merangin, namun tulisan Welcome to Geopark Merangin bak semak belukar. Kemana saja instansi terkait, tinggal rawat saja tidak bisa!" cetus Faydil dengan nada kesal.
Ia menambahkan, kunjungan tim UNESCO ini taruhannya adalah nama baik daerah di kancah internasional. Sangat disayangkan jika momentum besar yang diperjuangkan sejak lama ini justru ternoda oleh pemandangan kumuh akibat lemahnya koordinasi dan kurangnya rasa tanggung jawab instansi teknis dalam melakukan perawatan rutin.
Hingga berita ini diturunkan, tulisan penanda selamat datang tersebut masih tampak tertutup ilalang tinggi. Masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Merangin, khususnya instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan persiapan Geopark, segera turun ke lapangan untuk melakukan pembersihan sebelum tim penilai internasional tiba di lokasi. (Red)



