“Kalau siswi dilarang make up menor, guru juga harus kasih contoh tanpa make up.”
Kalimat itu ramai memenuhi kolom komentar setelah video seorang guru yang merazia siswi karena dianggap memakai make up berlebihan viral di media sosial. Dalam video tersebut, sang guru terlihat mendatangi beberapa siswi yang menggunakan make up mencolok saat berada di lingkungan sekolah.
Aksi razia itu pun memicu perdebatan di kalangan netizen. Sebagian menilai aturan tersebut wajar demi menjaga kedisiplinan dan etika berpakaian di sekolah. Namun, tidak sedikit pula yang menyoroti penampilan sang guru dan meminta agar pendidik juga memberikan teladan yang sama kepada murid-muridnya.
“Guru harus jadi contoh juga, jangan murid saja yang diatur,” tulis salah satu netizen.
Meski begitu, banyak warganet memberikan dukungan kepada guru tersebut. Mereka menilai sekolah memang seharusnya menjadi tempat menuntut ilmu, bukan ajang pamer kecantikan atau berlomba tampil glamor.
“Sekolah itu tempat belajar, bukan fashion show,” komentar netizen lainnya.
Perdebatan ini pun memunculkan kembali diskusi soal batas penampilan yang dianggap wajar di lingkungan pendidikan, serta pentingnya keteladanan antara guru dan murid(red)

