Di tengah persidangan yang sangat dinantikan di Los Angeles, Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, menghadapi pertanyaan tajam tentang tujuan Meta dalam mengembangkan Instagram. Dalam kesaksian yang digambarkan sebagai "konfrontatif", Zuckerberg menyatakan bahwa Meta bertujuan membuat Instagram "bermanfaat" bagi penggunanya, bukan meningkatkan waktu yang dihabiskan dalam aplikasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana perusahaan menjalankan strategi pengembangan produknya.
Persidangan ini bermula dari gugatan yang diajukan oleh seorang wanita California yang mengaku bahwa fitur adiktif dalam Instagram, YouTube, Snapchat, dan TikTok telah membahayakannya saat masih anak-anak. TikTok dan Snap telah memilih untuk menyelesaikan kasus ini sebelumnya. Dalam persidangan, Zuckerberg juga diminta untuk menjelaskan pernyataan sebelumnya, termasuk komentarnya dalam podcast Joe Rogan tentang kontrolnya terhadap Meta.
Tantangan bagi Meta dalam Menghadapi Tuntutan
Zuckerberg menghadapi pertanyaan yang keras tentang dokumen perusahaan yang menyebutkan bahwa meningkatkan keterlibatan pengguna adalah salah satu tujuan perusahaan. Namun, dia membela diri dengan mengatakan bahwa Meta telah mengambil keputusan sadar untuk meninggalkan tujuan tersebut dan fokus pada utilitas. "Jika sesuatu itu berharga, orang akan menggunakannya lebih banyak karena itu bermanfaat bagi mereka," katanya. Persidangan ini menandai salah satu dari beberapa kasus yang akan dihadapi Meta terkait dengan tuduhan bahwa platformnya telah membahayakan anak-anak.










