LAMPUNG TIMUR, NEWSIAN.ID – Ruas jalan rusak yang tak kunjung tersentuh perbaikan sering kali memicu keluhan. Namun, warga di salah satu wilayah Kabupaten Lampung Timur memilih jalan yang berbeda. Alih-alih larut dalam kekecewaan, mereka justru kompak merogoh kocek pribadi dan mencurahkan tenaga untuk memperbaiki jalan secara swadaya.
Aksi nyata ini mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, baik secara langsung maupun di jagat media sosial. Di balik debu jalanan dan deru alat seadanya, tersimpan sebuah pesan kuat tentang kekuatan gotong royong yang belum pudar.
Gerakan ini murni lahir dari keresahan bersama akibat akses jalan utama yang kondisinya kian memprihatinkan, terlebih saat musim hujan tiba. Lubang-lubang dalam yang kerap memicu kecelakaan dan menghambat roda perekonomian warga menjadi pemandangan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, tokoh masyarakat bersama pemuda setempat berinisiatif menggalang dana sumbangan secara sukarela. Mulai dari material pasir, batu, semen, hingga konsumsi untuk para pekerja, semuanya dipenuhi dari kantong warga sendiri.
Proses pengerjaan pun dilakukan bersama-sama secara bergiliran. Tua, muda, bahkan kaum ibu ikut ambil bagian menyemangati para pria yang bekerja menambal jalan.
Bagi warga Lampung Timur yang terlibat, aksi ini bukan sekadar tentang kenyamanan berkendara. Ini adalah wujud nyata kepedulian mereka terhadap keselamatan lingkungan tempat tinggal mereka.
"Kalau nunggu terus (perbaikan dari pemerintah), kasihan anak-anak sekolah dan petani yang mau bawa hasil bumi ke pasar. Jalan ini urat nadi kami, jadi kalau bukan kita yang peduli duluan, siapa lagi?" ujar salah seorang warga setempat saat ditemui di lokasi penambalan jalan.
Meski sarat dengan nilai luhur gotong royong, fenomena swadaya ini sekaligus menjadi tamparan bagi pemangku kebijakan. Banyak warganet yang menyayangkan mengapa infrastruktur penting seperti jalan utama harus diperbaiki oleh masyarakat yang sudah taat membayar pajak.
Masyarakat Lampung Timur berharap, aksi swadaya yang sedang menjadi buah bibir ini bisa mengetuk pintu hati pemerintah daerah untuk segera turun tangan. Bagaimanapun, perbaikan swadaya warga memiliki keterbatasan biaya dan material, sehingga sifatnya hanya sementara.
Warga sangat mendambakan adanya pembangunan infrastruktur yang layak, permanen, dan merata dari pemerintah, agar mimpi menikmati jalan mulus demi kelancaran ekonomi dan aktivitas sehari-hari bisa segera terwujud.
Aksi warga Lampung Timur ini menjadi bukti kuat bahwa ketika sistem mengalami keterlambatan, kekuatan kebersamaan rakyatlah yang maju menjadi jawaban.
Reporter: Tim Redaksi Newsian.id Lampung Timur
Editor: ( Redaksi)
#LampungTimur #JalanRusak #PerbaikanJalan #GotongRoyong #SwadayaWarga #Infrastruktur #ViralIndonesia #FaktaIndonesia #InfoIndonesia #PeduliLingkungan #BeritaTerkini #Indonesia



