MERANGIN, NEWSLAN.ID – Belum lama menghirup udara segar pasca perbaikan dan peresmian, Jembatan Gantung Simpang Limbur yang berlokasi di Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kini kembali menjadi sorotan tajam publik. Minggu 5/7/2026
Jembatan yang sempat viral secara nasional lantaran kondisinya yang rusak parah—hingga memaksa para guru dan siswa bertaruh nyawa menyeberang dengan bergelantungan di tali seling—kini kembali memicu kepanikan warga setempat.
Sebuah rekaman video amatir yang diambil oleh warga di lokasi kejadian mendadak viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan detik-detik menegangkan saat satu unit sepeda motor yang tengah melintas nyaris terjun bebas ke dalam aliran sungai di bawahnya. Kondisi ini langsung memicu gelombang protes dan kekhawatiran luar biasa dari masyarakat yang menggantungkan urat nadi perekonomiannya pada jembatan tersebut.
Melihat kondisi yang dinilai membahayakan keselamatan jiwa ini, warga mendesak adanya perhatian yang sangat serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Merangin, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin, serta Bupati Merangin.
"Kami minta perhatian serius dari Bapak Bupati dan PUPR Merangin! Tolong dicek kembali kualitas perbaikannya. Jangan sampai bangunan yang baru diresmikan ini justru menelan korban jiwa. Tadi satu motor sudah nyaris nyemplung," ujar salah seorang warga setempat dengan nada kesal.
Masyarakat mempertanyakan standar keamanan dari hasil perbaikan jembatan gantung tersebut. Mengingat akses ini sangat vital bagi anak-anak sekolah, guru, dan petani setempat, warga meminta pihak terkait segera turun ke lapangan melakukan evaluasi total sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi Newslan.id masih berupaya menghubungi pihak Dinas PUPR Merangin dan Pemda setempat untuk mendapatkan konfirmasi resmi terkait keluhan dan insiden yang kembali viral di Jembatan Gantung Simpang Limbur ini. (Tim Redaksi)



