Danyon 744: “Oknum Sudah Dibina. Minta Maaf ke Korban & Keluarga Besar Alfamart”
ATAMBUA, NEWSLAN.ID – Cuma gara-gara plastik Rp500, Lur.
Video CCTV Alfamart Fatubenao, Atambua, Belu, NTT viral seharian. Nampak oknum anggota TNI bernama Kopral Dua F dari Yonif 744/SYB Tobir diduga nonjok wajah FSD, karyawan Alfamart.
Kejadian Kamis 11 Juni 2026 malam. Gara-garanya sepele tapi bikin darah naik.
KRONOLOGI VERSI CCTV + SAKSI
1. Beli Air Mineral: Kopda F masuk Alfamart, beli air mineral Rp5.000.
2. Ditawarin Plastik: Kasir FSD nanya, “Mau pakai plastik, Kak?” Dijawab “Iya”.
3. Harga Nambah Rp500: Total jadi Rp5.500. Harga plastik sesuai aturan retail modern.
4. Oknum Nggak Terima: Kopda F protes. Dalihnya: “Di kios biasa plastik gratis. Itu kewajiban pedagang, bukan pembeli.”
5. Cekcok → Tonjok: Debat panas, emosi naik, BUG. Satu tonjokan mendarat di wajah FSD. Kejadian terekam CCTV 1 menit 12 detik.
FSD langsung lapor ke atasan & Polsek Atambua. Video keburu bocor ke grup WA, terus meledak di TikTok.
BERAKHIR DAMAI, TAPI NETIZEN TERLANJUR MURKA
Jumat 12 Juni 2026, kedua pihak dipertemukan di Polsek Atambua Selatan. Disaksikan Danramil & manajemen Alfamart.
Hasil: Damai secara kekeluargaan. Kopda F minta maaf, biaya pengobatan FSD ditanggung, dan berjanji tidak mengulangi. Surat pernyataan materai diteken.
Tapi netizen Belu kadung ngamuk: “Rp500 aja main tangan. Gimana kalau Rp5 juta?”, “Jarak Polsek-Subdenpom cuma 1 km, Pak Danyon tolong binasakan”.
TANGGAPAN DANYON 744/SYB
Dikonfirmasi Newslan.id, Letkol Inf [Nama Danyon] membenarkan anggotanya yang terlibat.
“Benar itu anggota kami. Sudah kami panggil, kami bina, dan kami proses disiplin militer. Kopda F sudah minta maaf langsung ke korban, keluarga korban, dan pihak Alfamart. Kami tekankan, tidak ada pembenaran untuk kekerasan. Rp500 bukan alasan untuk main hakim sendiri. Kami minta maaf ke masyarakat Belu.”
Sanksi disiplin: Penahanan ringan 14 hari + pembinaan khusus.
ATURAN PLASTIK BERBAYAR EMANG ADA
Buat yang belum tau, Lur. Sejak 2019, ritel modern kayak Alfamart/Indo*_ memang wajibkan *plastik berbayar Rp200-Rp500__ sesuai Permen LHK No. P.75/2019 untuk kurangi sampah. Bukan akal-akalan kasir.
Di kios biasa emang gratis, karena belum kena aturan. Jadi salah paham Kopda F ini murni miss-info.
SIKAP NEWSLAN.ID
1. Apresiasi Damai: Bagus sudah damai. Tapi proses disiplin TNI harus jalan. Biar nggak ada lagi “arogan baju loreng”.
2. @tni_ad @puspen_tni: Jadikan kasus ini bahan jam komandan. Sosialisasi ke prajurit: plastik bayar itu aturan negara, bukan pungli.
3. @alfamart: Lindungi karyawan. Pasang SOP kalau ada konsumen marah, langsung pencet tombol panic button.
4. Netizen: Stop doxing & sebar video tanpa sensor muka korban. Kasihan FSD trauma.
Redaksi Newslan.id
Gaji TNI dari rakyat. Plastik Rp500 juga aturan buat rakyat. Kalau nggak setuju harga, tinggal nggak usah pakai plastik. Tangan jangan gampang main. @yonif744syb Ditunggu mental “Sapta Marga” di lapangan, bukan di kasir.

