News Flash
Terpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.IDTerpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.ID
NEWSLAN
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
NEWSLAN.ID

Informasi

  • Redaksi
  • Company Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: redaksi@newslan.id

© 2026 NEWSLAN.ID - . Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Artikel
Detail
Artikel

MBG atau Pendidikan Gratis: Negara Sedang Memberi Makan, Tapi Membiarkan Pikiran Lapar

R
Redaksi NEWSLAN.ID
NEWSLAN.ID20 Januari 2026 pukul 14.32 WIB
74
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
MBG atau Pendidikan Gratis: Negara Sedang Memberi Makan, Tapi Membiarkan Pikiran Lapar
Foto: Dok. NEWSLAN.ID

 by Ali Syarief January 20, 2026

Newslan-id Jakarta. Hampir semua orang sepakat: program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah realisasi dari right to food. Tidak ada yang hari ini berdiri lantang mengatakan MBG melanggar hak asasi manusia. Bahkan banyak yang memujinya sebagai kebijakan populis yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat. Lalu di mana masalahnya?

Pertanyaannya justru lebih mendasar: mengapa harus MBG? Mengapa bukan pendidikan gratis untuk seluruh warga negara?

Jika benar negara ingin memenuhi kepentingan umum, sebagaimana kerap disampaikan oleh para pejabat dan pendukung kebijakan ini, maka pendidikan adalah kepentingan umum paling hakiki. 

Pendidikan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi hak konstitusional yang menentukan masa depan bangsa. Anehnya, anggaran besar dikucurkan untuk MBG, sementara mimpi pendidikan gratis hingga perguruan tinggi tetap dibiarkan menjadi utopia.

Hari ini, ribuan orang tua mengeluh tidak mampu membayar biaya sekolah anaknya.

Mahasiswa terseok menanggung UKT yang terus naik. Tinggal cek data: putus sekolah masih terjadi, akses pendidikan tinggi masih timpang, dan fasilitas pendidikan di banyak daerah jauh dari layak. 

Namun alih-alih memperbaiki ini, negara memilih memindahkan anggaran ke program makan gratis. Akibatnya, fasilitas pendidikan berkurang. Bahkan sektor kesehatan ikut terdampak karena ruang fiskal menyempit.

Loading Ad...
ADVERTISEMENT

Di sinilah persoalan hak asasi manusia muncul. Hak atas pangan memang penting. Tetapi hak atas pendidikan adalah hak yang membebaskan manusia dari kemiskinan struktural.

Memberi makan tanpa memberi jalan untuk berpikir dan berkembang hanya akan melahirkan generasi kenyang — tetapi tetap tergantung.

Saya menyebut ini sebagai persoalan progresif religion dalam makna konstitusional. Progresif berarti bergerak ke depan, membawa manusia menuju kemajuan. Dan kata “kemajuan” itu nyata tertulis dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28I Ayat (4). Negara bertanggung jawab untuk memajukan, bukan sekadar memelihara.

Maka pertanyaan akhirnya sederhana, tetapi menentukan arah bangsa:
Apakah negara ingin menciptakan warga yang hanya diberi makan, atau warga yang diberi kesempatan untuk tumbuh?

Karena bangsa besar tidak dibangun oleh perut kenyang semata, tetapi oleh pikiran yang tercerahkan.

Dan hari ini, justru pikiran itulah yang dibiarkan lapar.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
PARADOKS EFISIENSI: MEMANGKAS ANGGARAN KESELAMATAN, MEMPERTARUHKAN GENERASI EMAS
Artikel

PARADOKS EFISIENSI: MEMANGKAS ANGGARAN KESELAMATAN, MEMPERTARUHKAN GENERASI EMAS

URGENSI TRANSPORTASI UMUM: KRISIS ENERGI, MENYELAMATKAN AKSESIBILITAS DAN MASA DEPAN DAERAH
Artikel

URGENSI TRANSPORTASI UMUM: KRISIS ENERGI, MENYELAMATKAN AKSESIBILITAS DAN MASA DEPAN DAERAH

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.
Artikel

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.

SINERGI LINTAS SEKTOR JEMBATANI RINDU PEMUDIK KE BANGKA BELITUNG
Artikel

SINERGI LINTAS SEKTOR JEMBATANI RINDU PEMUDIK KE BANGKA BELITUNG

Advertisement

lpkni

Advertisement

Newslan hut

Advertisement

bus SUMATERA jawa

Advertisement

pupuk

Advertisement

pupuk

Berita Terbaru

Masih hangat...!!! Oknum P3K MJ di Tahan
Hukum

Masih hangat...!!! Oknum P3K MJ di Tahan

1 Apr
Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.IK Memimpin Langsung Upacara Serah Terima Jabatan  Sejumlah Pejabat di Lingkungan Polres Bungo.
Berita

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.IK Memimpin Langsung Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat di Lingkungan Polres Bungo.

31 Mar

Trending Now

Last 7 Days
01

Nasabah Lansia 74 Tahun Gugat Bank SMBC Indonesia Tbk, Tolak Penalti Rp14,5 Juta yang Dinilai Tidak Masuk Akal Pelunasan Kredit

Berita
02

PDAM LAHAT DILAPORKAN KE POLISI, YLKI: LAYANAN BURUK BERUJUNG PIDANA KONSUMEN

Berita
03

Prof Henri Subiakto Itu "Anak Muda Yang Terjebak Di Tubuh Yang Tua"

Berita
Rokok dan Uang Curian Dikembalikan, Pelaku Luka Serius Diamuk Massa, Korban Pilih Berdamai
Berita

Rokok dan Uang Curian Dikembalikan, Pelaku Luka Serius Diamuk Massa, Korban Pilih Berdamai

30 Mar
Polda Jambi Sosialisasikan QR Code Yanduan Online Propam Polri Lewat Podcast Live Streaming
Berita

Polda Jambi Sosialisasikan QR Code Yanduan Online Propam Polri Lewat Podcast Live Streaming

30 Mar
Prof Henri Subiakto Itu "Anak Muda Yang Terjebak Di Tubuh Yang Tua"
Berita

Prof Henri Subiakto Itu "Anak Muda Yang Terjebak Di Tubuh Yang Tua"

28 Mar
Lihat Semua Berita
04

Kapolres Merangin Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Berita
05

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.IK Memimpin Langsung Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat di Lingkungan Polres Bungo.

Berita
06

Sinergitas tim Maritim Juwana - Pati dalam pengamanan di alur sungai Silugonggo

Berita
07

Polda Jambi Sosialisasikan QR Code Yanduan Online Propam Polri Lewat Podcast Live Streaming

Berita