Newslan-id Jakarta. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyadari adanya protes dari perusahaan pertambangan terkait dengan rencana pengenaan bea keluar untuk komoditas batu bara pada awal tahun ini.
Dia pun menjelaskan salah alasan mengapa bea keluar batu bara harus diterapkan. Menurutnya, aktivitas penambangan batu bara selama ini merugikan negara. Dia pun menjelaskan perihal kebijakan restitusi pajak dari sektor batu bara telah membuat penerimaan negara tekor.
“Ditarik di retribusi, saya dapatnya negatif. Jadi saya memberi subsidi perusahaan batu bara yang udah pada kaya itu. Menurut Anda wajar nggak?,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers tutupnya.

Di sisi lain, Purbaya mengaku ada protes yang muncul dari pengusaha batu bara. Meski demikian, ia mengingatkan, perlu disadari bahwa negara selama ini mengalami kerugian dari aktivitas batu bara.
Purbaya juga meyakini, kebijakan baru ini seharusnya akan menguntungkan semua pihak. Setoran dari sektor batu bara juga akan digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita cari yang optimal untuk semuanya, untuk pengusaha maupun untuk negara, untuk masyarakat juga. Kan pajaknya bukan saya pake makan-makan, Kita pake untuk program-program yang bisa memakmurkan masyarakat. Misalnya kayak bencana di Aceh, dari mana uangnya? Program pendidikan dari mana?,” tegas Purbaya.(**)












