Kado HUT Bhayangkara Ke-78, Polres Sarolangun Ringkus Pria Yang Kedapatan Bawa Sabu Seberat 2 Kg

Newslan-id Sarolangun. Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil meringkus pria berinisial (D) warga Batu Kucing, Kecamatan Pauh, karena terbukti membawa Narkoba jenis sabu dengan berat bersih berjumlah, 2.017,82 (Dua ribu tujuh belas koma delapan dua) Gram.

Semua itu disampaikan Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya dalam pres conference yang di gelar bersamaan dengan HUT Bhayangkara ke78, Senin, (1/7), di Mapolres Sarolangun.

Pelaku di ringkus pada Kamis, (27/6), sekira pukul 22:15 Wib, bertempat di Jalan Sarolangun Tembesi Pulau Pinang.

Bersama Kasat Narkoba AKP Hendri, AKBP Budi menyampaikan bahwa pemburuan terhadap peredaran barang haram tersebut merupakan sebuah PR utama Kepolisian dengan mengandeng seluruh stakeholder hingga masyarakat.

“Tidak cukup hanya Polri dalam berantas narkoba, akan tetapi seluruh stakeholder TNI, Pemerintah, tokoh masyarakat dan tenaga Kesehatan,” kata AKBP Budi.

Berdiri disamping Kapolres, Letkol Inf Suyono mengapresiasi kinerja Polres Sarolangun yang telah berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Kami selalu mendukung tugas Polri, untuk selalu memberantas narkoba di wilayah kita,” kata Dandim 0420/Sarko.

Apresiasi serupa juga datang dari Sekban Kesbangpol Hudri, kata dia, Kesbangpol akan senantiasa beriringan bersama Kepolisian dalam mengedukasi masyarakat akan bahaya Narkotika.

“Kami tentu sangat prihatin pak, mudahan kita bisa mengedukasi masyarakat dalam memberantas narkoba di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko,” ujar Kaban Kesbangpol.

Atas perlakuan nya, Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2), Jo pasal 132 ayat (1), atau pasal 112 ayat (2), Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, pria 23 tahun tersebut juga di ganjar pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam.

Baca Juga :   Aksi Protes Warga Dusun Tegalrejo Semen Blokade Jalan Dengan Menanami Pohon Pisang

Mempertanggungjawabkan perbuatannya, Pelaku akan di jerat hukuman pidana penjara paling singkat selama 6 Tahun maksimal 20 Tahun di tambah denda Rp. 10.000.000.000 (Sepuluh miliar rupiah) ditambah 1/3 (sepertiga).

Mau Pesan Bus ? Klik Disini