Ical Pedagang Ikan Merasa Jadi Korban Persekongkolan Kapolsek Jangkat Dan Sekdes Desa Gedang 

Newslan.id-Merangin. Karena Adanya Pemberitaan Sekdes dan Kapolsek Tidak Transparan dan mengambil kesempatan dalam kesempitan dalam penyelesaian Antara korban yg diduga alergi ikan tongkol di Desa Gedang Kecamatan Jangkat, Ical pedagang ikan menyampaikan ke Media ini, Beliau merasa dirugikan dan di permalukan, Apalagi setelah berdamai di Polsek Jangkat Senin/05/02/2024 yang disaksikan Kapolsek Jangkat, Sekdes Desa Gedang, Kadus Desa Gedang, Pihak Kesehatan dokter Puskesmas, dan perwakilan Korban. Kami sudah sepakat Berdamai dengan korban dan Saya Mengganti biaya perobatan sebesar Rp. 30jt di Polsek Jangkat, yang di terima langsung oleh Sekdes Desa Gedang,tapi kok malah muncul berita seperti ini. Sebenarnya saya minta di uji Laboratorium terkait ikan saya” mana mungkin saya sengaja merusak usaha saya,bisa jadi adanya persaingan dagang tapi karena adanya tekanan dan tidak mau mempersulit diri, ya sudah la saya ikuti permintaan Sekdes dan Kapolsek bagaimana yang terbaik”imbuhnya.

“Dan sekiranya ikan saya beracun otomatis semua pembeli dan pelanggan ikan, akan keracunan semua, dan anehnya hanya sekelompok orang dari desa Gedang yang kena . Dan boleh diketahui kita ambil ikan di toke yang sama dari Pesisir Selatan semua, kenapa hanya punya saya yang dituduhkan, bukan semua pedagang ikan diambil sampel untuk diperiksa “jelasnya.

Lanjut Ical, setelah perdamaian saya sudah di suruh oleh Sekdes Desa Gedang untuk berjualan ikan kembali, Sabtu 10/02/2024 saya sudah mulai berjualan bahkan ikan saya tidak laku sama sekali karena sesama pedagang ikan yang menjelekan dagangan saya secara terang- terangan di pasar, sempat adanya cekcok disaat itu dengan karyawan saya, karyawan saya memutuskan pulang di perjalanan pulang tepat nya di desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat di hadang oleh sesama pedagang ikan dan memukul karyawan saya, ini sudah di Lapor ke Polsek jangkat, hingga saat ini masih proses”terang nya.

Baca Juga :   Menolak Di Vaksin, Warga Di Jawa Tengah Tak Dapat Terima Bansos

Ical dan Istri menyampaikan ke Media ini, bahwa dia di datangi orang ke rumah nya yang mengaku keluarga korban keracunan ikan kata ya belum mendapatkan ganti biaya perobatan, Wulan istri ical mengarahkan untuk menemui Sekdes Desa Gedang, karna uang ganti perobatan sebanyak Rp. 30jt tersebut sudah di serahkan ke Sekdes. Merasa kecewa, Ical langsung menghubungi melalui via telepon WhatsApp sekdes Desa Gedang dan menanyakan uang yang Rp.30jt tersebut kemana aja pak sekdes, kenapa ada yang ke rumah? Kata Sekdes sudah selesai semua “kalau ada yang nelpon atau ke rumah suruh temui saya, uang yang dengan saya Rp.15 jt dan Polsek Rp 15 jt semua sudah selesai” itu yang di sampaikan Sekdes,”tutup Ical.

Saat Tim Awak media Newslan-id Bersilaturahmi dan mengantarkan Ical dan Karyawan nya Melapor Ke Polsek Jangkat Minggu 11/02/2024 yang menjadi Korban pemukulan, Tim Media ini bertemu langsung dengan Kapolsek, dan sempat menanyakan terkait Keracunan ikan tongkol, Kapolsek menyampaikan” masalah itu sudah selesai dan berdamai tidak perlu di bahas lagi, kasihan Ical nya ” kata Kapolsek

Setelah adanya Pemberitaan dari Media lain “Polsek, dan Sekdes tidak Transparan Mediasikan Puluhan Korban Keracunan Ikan tongkol” Tim Media Newslan.id mencoba Konfirmasi Kapolsek Jangkat melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini terbit belum ada balasan. Sabtu (24/02/2024)

(Tim)