Dituduh Memecah Belah Wartawan-Wartawan Luak 50, Begini Bantahan Kominfo Payakumbuh

Newslan-id Payakumbuh, Sumbar– Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kominfo Kota Payakumbuh membantah sedang memecah belah kekompakan Wartawan-Wartawan Luak 50.

Program memberangkatkan para awak media untuk mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) di Jakarta adalah bentuk kepedulian Kota Payakumbuh c/q Dinas Kominfo terhadap dunia pers.

“Kita tidak Ada Niat sedikitpun untuk memecah belah Pers, Kita (Kota Payakumbuh) punya Niat yang tulus untuk ikut berpartipasi dalam Hari “Sakralnya” dunia Pers, Yakni HPN, jangan di pretensi dengan Opini yang berbau Fitnah” sembur Kabid. Kominfo Rudi Arnel

Ditambahkan Rudi Bahwa Sumber Dana Untuk Memberangkatkan Awak media itu adalah APBD yang harus kami pertanggung jawabkan secara Materil dan In-Materil.
“Bentuknya Dana yang ada di DPA kehumasan Kominfo dan mengikut sertakan PWI beserta insan pers LUAK LIMOPULUOH, tentunya kami (Kominfo) bekerja sama dengan PWI dan PWI lah yang Melakukan Seleksi Wartawan yang berangkat, lalu kami Registrasi di Kominfo” Tukuk Rudi.

Rudi Juga Menyayangkan ada tuduhan yang mengatakan bahwa PJ.Wako Payakumbuh ikut mengatur siapa yang berangkat untuk menghadiri HPN 2024 di Jakarta

“Dapat kami pastikan bahwa Pak Pj. Wako tidak pernah sedikitpun ikut campur soal siapa yang harus berangkat. Beliau tidak pernah meminta kepada kami untuk mengusulkan, meminta, memerintahkan kepada kami ataupun kepada PWI tentang siapa yang berangkat ke Jakarta untuk HPN. Itu murni hasil dari seleksi dari PWI dan Humas Kominfo” Tukuk Rudi.

“Sejak awal Pj Wali Kota telah wanti-wanti dalam berbagai pertemuan dengan wartawan, bahwa Pemko hanya menyediakan anggaran, sementara siapa yang akan berangkat diserahkan sepenuhnya kepada kawan-kawan wartawan, atau PWI. Beliau tidak mau ikut campur masalah internal wartawan. Saat acara HPN di Koramil 01 tanggal 9 Februari 2024 lalu, Pj Wako kembali menegaskan bahwa beliau tidak mau turut serta ikut campur siapa yang berangkat, semuanya diserahkan kepada internal PWI dibawah koordinasi Ketua PWI” ujar Rudi dengan tegas.

Baca Juga :   Muktamar Muhammadiyah, 5.000 Personel Siap Lakukan Pengamanan

Rudi juga menyampaikan maaf, bahwa tidak semuanya bisa berangkat karena anggaran terbatas,
“Anggaran kita juga terbatas, sehingga terpaksa melakukan seleksi, Jadi kami mohon maaf, tidak semua bisa kita fasilitasi untuk berangkat.” imbuhnya.

Rudi menambahkan “Seharusnya kita bersyukur Pemko Payakumbuh telah menyediakan dana untuk kawan-kawan media menghadiri HPN 2024 di Jakarta. Sebenarnya yang diundang hanya 5 orang, yaitu Ketua PWI, Sekretaris PWI, Ketua IKWI, Ketua Dewan Kehormatan PWI dan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI. Namun untuk kebersamaan, makanya kita usahakan datang bersama-sama. Artinya ini adalah helatnya PWI dan dana hibah nya untuk PWI, makanya PWI lah yang banyak mengatur siapa kawan-kawan wartawan yang berangkat”.

Terkait ada Wartawan Senior yang tidak bisa berangkat, itu semata-mata menimbang faktor usia yang lanjut

“Kita semua berangkat dengan bus. Diperkirakan lama perjalanan lebih dari 30 jam ke Jakarta. Tentu yang kita bawa adalah yang secara kesehatan dipandang sehat sehingga tidak menimbulkan persoalan lain nanti dalam perjalanan yang cukup lama itu” tutup Rudi(rk)