Opini  

MELATIH JIWA KEPEMIMPINAN (SOUL LEADER) DENGAN BERORGANISASI

MELATIH JIWA KEPEMIMPINAN (SOUL LEADER) DENGAN BERORGANISASI

Oleh : Maengki Arwan, S.Pd

SUMBAR – PESSEL – NEWSLAN.ID. Sudahkah kamu ikut organisasi di masa Sekolah dan Lingkungan Masyarakat? Apa yang menjadi alasanmu untuk mau bergabung dalam organisasi? Kamis(10/03/2022)

Pertanyaan semacam itu mungkin sudah kerap ditanyakan oleh berbagai pihak. Termasuk ketika kita masuk dalam suatu pengurusan organisasi.

Organisasi menjadi salah satu wadah untuk melatih Jiwa Pemimpin (Soul leader). Orang tergabung dalam organisasi merupakan calon-calon pemimpin (Leader) dimasa depan.

Beroganisasi bukan hanya tempat kongko-kongko saja, memperlihatkan ego dan emosional, akan tetapi dengan beroganisasi dapat membiasakan diri dan membentuk diri menjadi lebih baik. Untuk itu kita berproses tentu harus berprogres agar kita bisa evaluasi dan mengetahui kemajuan diri kita dengan bertahap. Mempersiapkan diri menjadi organisatoris yang unggul dan andal.

Beberapa hal yang perlu di persiapkan, yaitu:

Pertama “amanah” untuk melihat seseorang bertanggung jawab atau tidak, maka berikan dia amanah jika dia menjalankan dengan sungguh-sungguh atas apa yang di percayakan padanya insyaallah amanah. Baik pada posisi strategis atau posisi tertentu, Jiwa kepemimpinan mulai akan terlihat secara tidak langsung dan dapat juga di lihat dari setiap tindakan yang dilakukannya selama menyelesaikan amanah itu diberikan. Jiwa kepemimpinan itu akan terus tumbuh dan berkembang seiring banyaknya jam terbang atau pengalaman yang dilaluinya.

Kedua “Latihan kepemimpinan” berproses lalu tumbuh dan berkembang tidak luput dari atas apa yang kita pegang yakni menanamkan sifat amanah atas apa yang di berikan kepada kita, amanah itu merupakan pondasi awal dalam beroganisasi selain niat tentunya. Melatih jiwa kepemimpinan bisa di lakukan dengan mengikuti pelatihan formal organisasi biasanya di lakukan pada training organisasi, seminar motivasi dan lainnya. tentang meningkatkan jiwa kepemimpinan yang perlu di lakukan untuk menuju semua itu yakni bisa membaca dan melihat konten positif karena apa yang kita lihat dan dengar itulah yang akan membawa kita.

Baca Juga :   PENANGANAN JANGKA PENDEK MENGHINDARI KECELAKAAN MOBIL BUS PARIWISATA

Ketiga “pendekatan” poin terakhir ini tak kalah pentingnya, ketika menjadi bawahan yang perlu kita perhatikan ialah bagaimana cara pembawaan dari pimpinan kita, karena setiap orang itu memiliki keunikan tersendiri yang tentu saja bisa di jadikan contoh untuk melatih jiwa kepemimpinan. begitu juga sebaliknya ketika kita menjadi pemimpin, apa yang kita lakukan tentunya harus di lakukan dengan sebaik mungkin dan pastinya memberikan contoh yang baik karena secara tidak sadar bawahan juga akan mengikuti dan mengambil pelajaran atas apa yang dilakukan pemimpinnya. Memiliki kedekatan dengan pimpinan atau orang yang lebih berpengalaman akan membawa kita ke wawasan yang lebih luas dan menguak sisi-sisi positif pada diri kita.

Tentang organisasi yakni pemimpin dan yang dipimpin, mempengaruhi dan dipengaruhi bertahan atau hilang seleksi alam, semua itu ada di organisasi dan banyak lagi tentunya. yang paling utama pada organisasi adalah organisasi mampu menjadi lebih baik dengan meningkatkan kapasitas orang-orang yang tadinya dipimpin menjadi bisa memimpin. perlu di ingat itu satu hal “pemimpin itu satu, tetapi semua anggota harus memiliki jiwa memimpin”.

Apakah dia strong leader, soul leader dan leadership. Itulah kita dapatkan kesempatan belajar berorganisasi. Bagaimana kita seorang intelektual, manajemen pemimpin atau dipimpin dalam suatu amanah kelak nanti.

bersosialisasi dengan orang lain, namun tidak hanya itu organisasi bisa memberikan wadah bagi kita untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kreativitas.

Organisasi bisa menjadi tempat untuk mencari wawasan dan pengetahuan serta pengalaman yang tidak bisa didapatkan di dalam ruang kelas.

Dalam dunia pekerjaan sangat diperlukan kemampuan memimpin yang baik, ketahanan mental yang kuat dalam memahami situasi sosial yang beragam.

Baca Juga :   Anang Iskandar: Ganja Medis, Bagaimana di Indonesia.

Amin/Newslan.id

Mau Pesan Bus ? Klik Disini