Berita  

Serah Terima Jabatan Kades, Rekening Desa Tidak Disertakan

 

Jambi – Batanghari – Newslan.id. Serah terima jabatan Kepala Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin 10/01/2022 yang lalu meninggalkan sejumlah tanda tanya bagi masyarakat dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pasalnya buku rekening desa tidak turut diserahkan oleh Erwin Syahputra penjabat Bendahara Desa yang saat ini sudah mengundurkan diri.

Begitu juga Asnawi SPd yang saat itu menjabat sebagai Pj Kades Benteng Rendah tidak menyerahkan kendaraan roda dua untuk operasional karena dinyatakan hilang sesuai daftar inventaris yang diterima Herman Kepala Desa yang baru.

“Sesuai daftar inventaris yang sayo terimo, kendaraan roda dua hilang bang, menurut pak Asnawi sudah ado laporanyo ke Polsek Mersam”, terang Herman.

Saat awak Media ini melakukan penelusuran ke Polsek Mersam dibenarkan Kanit Reskrim Ipda Rustam Effendi.
“Memang ada bang, laporan pengaduan atas nama Asnawi bin Saman tanggal 09/11/2020 perihal kehilangan sepeda motor dikebun pukul 16:30 wib”, jelas Rustam.

Kepala inspektorat Kabupaten Batanghari Mukhlis SE saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan, “Kehilangan kendaraan dinas yang merupakan inventaris dan aset Pemda yang hilang secara tidak wajar dan tidak pada saat bukan urusan dinas harus diganti dan masuk dalam ranah Tuntutan Ganti Rugi (TGR), bisa diganti yang bersangkutan secara kontan maupaun dengan cara diangsur”, jelas Mukhlis.

Ketua umum (Ketum) LSM Nusantara Wistaria dan anggotanya A Yani dengan tegas mengatakan “Serahterima harus sesuai dengan daftar inventaris, jika ada salah satu barang yang tidak lengkap dalam serahterima harus ada berita acara yang jelas sesuai dengan amanat undang-undang”, sebut Wistaria.

Begitu juga menurut keterangan masyarakat yang tidak mau disebut namanya, “banyak barang inventaris desa Benteng Rendah dalam acara serahterima tidak
ada, diantaranya, Buku rekening Desa, TV, motor dinas Kades dan BumDes”, jelas nara sumber.

Baca Juga :   BI Jawa Tengah Ajak Generasi Muda Untuk Dukung Inovasi Pembayaran Digital

“Dengan tidak menyerahkan Buku rekening Desa, Kami menduga adanya permainan dalam penggunaan keuangan dan anggaran pembangunan didesa ini dan kami akan terus mengawal masalah yang terjadi sampai ada kejelasan dan tranparansi dari perangkat desa terkait, termasuk masalah pembangunan yang bersumber dari DD maupun ADD, baik yang sudah dikerjakan maupun yang belum dilaksanakan”, terang nara sumber lainya.

Sementara itu Pj Kades, Asnawi SPd belum dapat dihubungi dan Sekretaris Desa, Ahmad Mudofir saat dihubungi via telepon selulernya dirijeck dan WA nya juga tidak aktif.
(End’s-SPRI)