Berita  

Perahu Nelayan Tersambar Petir di Perairan Lampung selatan Depan pantai Minang Rua.

Lampung – Lamsel – Newslan.id – Pada Hari Rabu ,tanggal 12 Januari 2022 ,sekira pukul 17:30. WIB.di tengah laut depan pantai Minang Rua desa Klawi kec. Bakauheni.kab
Lamsel.Telah terjadi nelayan Way Muli berjumlah 3 orang tersambar petir yang mengakibatkan kapal rusak dan satu korban meninggal dunia.

Adapun Data korban yang terkena Sambaran petir ,  Ijal meninggal dunia, Jasmani ( luka dalam ) , Sarmani . semua warg Way Muli.

Selanjutnya 1 (satu) orang meninggal dunia masih di pelelangan lokasi pantai Minang Rua
dan 2 (Dua) orang dilarikan ke puskes Bakauheni lanjut di rujuk ke RS Bob Bazar Kalianda.

Menghubungi keluarga korban. Dan setelah keluarga  korban datang Ke TKP  Ijal meninggal dunia langsung di bawa oleh keluarganya ke Way Muli memakai mobil ambulan puskesmas Way Muli

Setelah di bawanya korban meninggal dunia dari pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih buat warga dusun Minang Rua  yang sudah mengevakuasi membawa  jenazah ke darat.

” Menurut salah seorang warga Setempat menceritakan kronologi kejadian,  beruntung masih ada korban tidak langsung tewas serta masih sadar tersebut, meminta bantuan kepada nelayan yang sedang lewat dengan cara melambaikan tangan,” tuturnya.

” Lanjutnya lagi, Yudi adalah nelayan yang menolong korban dan dua temannya yang sudah tergeletak di perahu lalu oleh nelayan setempat dibawa ke daratan untuk diberi pertolongan. Sesampainya di darat salah seorang dari nelayan tersebut sudah meninggal dunia akibat tersambar petir,” ungkap nya.

” Aipda Agung Gede Asmarajaya, SH saat dikonfirmasi masih mengatakan, Peristiwa sambaran petir tidak hanya menyambar warga yang tewas namun perahu mereka juga ikut rusak, Kejadian itu, mengakibatkan 1 orang yang bernama Ijal warga way muli meninggal dunia dan 2 orang lainnya bernama Jasmani ( luka dalam ) way muli serta Sarmani .way muli dilarikan ke Puskesmas Bakauheni lalu di rujuk ke RSUD Bob bazar Kalianda.(Ardiyanto).

Baca Juga :   Kadis ESDM Provinsi Jambi Buka Suara, Tapi PT KMH Masih Bungkam Terkait Pemakaian Material Ilegal