Berita  

Menhub Sebut Perhatian Utama Antisipasi Lonjakan Mobilitas Saat Libur Nataru Tahun Ini.

 

Jateng- Semarang – Newslan.id – Setelah antisipasi mudik libur Natal telah berlalu , kali ini Kementrian Perhubungan RI akan segera mengantisipasi lonjakan arus balik dari libur Nataru kali ini. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan daerah Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, menjadi perhatian utama yang harus diantisipasi bakal terjadi lonjakan mobilitas. Lonjakan itu saat malam tahun baru dan arus balik.

Budi Karya mengatakan Tanggal 1 atau 2 Januari 2022 arus balik tetap ada. Budi mengahrapkan dukungan kepada Kapolda Jateng untuk mengkalkulasi dengan rinci perkiraan jumlah pergerakan kendaraan agar bisa diantisipasi dengan baik.

Sementara Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol. Yusri Yunus, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi, Kepala BPJT PUPR Danang Parikesit. Serta, perwakilan dari BNPB, Kemenkes, dan jajaran Polres se-Jawa Tengah dalam rakor mengenai antisipasi Libur Nataru baru baru ini.

“Saya ditugaskan Presiden untuk berkoordinasi dan berkolaborasi untuk menangani mobilitas di masa Nataru ini agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19, sehingga ekonomi bisa terus berjalan. Pesannya adalah kita harus melayani mobilitas dengan baik, tidak ada putar balik, tetapi prokes harus dijaga dengan ketat,” kata Budi Karya .

Lebih lanjut, Menhub mengapresiasi seluruh jajaran Kepolisian di Jateng bersama Pemerintah Daerah dan unsur terkait lainnya, yang telah melaksanakan penanganan lalu lintas dan pengawasan prokes dengan baik.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak, untuk tetap di rumah dan kalaupun harus bepergian harus menjaga prokes dengan ketat.

Menhub juga meminta dilakukannya ramp check terhadap bus-bus pariwisata untuk menjaga keselamatan. Selain itu, dia juga meminta untuk mengantisipasi wilayah-wilayah yang rawan bencana di Jawa Tengah seperti Banjarnegara dan Banyumas.
Sementara, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan pada malam tahun baru maupun pada saat arus balik.

Baca Juga :   Polres Merangin Berikan SP2HP Ke Pelapor Terkait Dugaan Pungli (PTSL) Desa Selango.

“Seluruh jalan tol di Jateng sudah terpantau CCTV, yang kendalinya ada di Kalikangkung. Manakala terjadi kepadatan, kita lakukan buka gate, one way, contra flow, dan rekayasa lainnya,” kata Luthfi.

Kapolda juga mengatakan, pihaknya tidak mengeluarkan izin keramaian dan menutup alun-alun, serta telah menjaga rest area dengan bantuan para petugas dari Satgas Covid-19.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, di Jateng diprediksi terjadi peningkatan mobilitas pada arus balik dibandingkan dengan arus mudik di masa Nataru. Dia juga mengatakan telah mengantisipasi daerah wisata dengan melakukan pengawasan pengetatan prokes.

Menurut data dari Badan Pengelola Jalan Tol, data pergerakan kendaaraan mengarah ke Jateng meningkat sebanyak 25 persen. Untuk pergerakan arus baliknya baru 10 persen, yang dapat diartikan masih ada masyarakat yang belum melakukan perjalanan arus balik. (Khrisna)

Mau Pesan Bus ? Klik Disini